Berita

Ilustrasi

Bisnis

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

SABTU, 16 MEI 2026 | 16:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan kemudahan layanan bertransaksi kepada para nasabah baik di dalam maupun luar negeri melalui aplikasi wondr by BNI.

Saat ini, aplikasi wondr by BNI bisa digunakan di Thailand untuk transaksi praktis dengan melakukan scan QRIS Antarnegara.

Suporter Indonesia atau Badminton Lovers Indonesia yang sedang menonton Thailand Open 2026 bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk transaksi membayar makanan, belanja, hingga transportasi tanpa perlu menukar uang tunai.


Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, BNI menciptakan QRIS wondr by BNI untuk menjadi solusi pembayaran di luar negeri agar mudah dan praktis.

“Suporter Indonesia yang tinggal di Thailand atau yang sengaja terbang dari Indonesia ke Thailand, yang lagi nonton Thailand Open 2026, bisa pakai QRIS wondr by BNI untuk transaksi,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu 16 Mei 2026.

Okki menjelaskan, QRIS wondr by BNI selain bisa digunakan di dalam negeri, juga dapat bertransaksi di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, China, hingga Korea Selatan, tanpa perlu lagi menukarkan uang fisik negara tujuan.

Okki mengingatkan, pastikan aplikasi wondr by BNI sudah diperbarui dan memiliki saldo yang cukup di rekening tabungan sebelum bertransaksi. Limit harian bertransaksi menggunakan QRIS wondr by BNI mencapai Rp25 juta per hari.

“Transaksinya cukup mudah, buka aplikasi wondr by BNI, pilih fitur QRIS, scan kode QR di merchant, masukkan PIN, dan transaksi berhasil,” demikian Okki.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya