Berita

Anggota DPD RI Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Syauqi Soeratno (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Nasyiatul Aisyiyah Dinilai Punya Kekuatan Besar Gerakkan Perubahan dari Akar Rumput

SABTU, 16 MEI 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nasyiatul Aisyiyah dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan sosial, mempengaruhi kebijakan publik, hingga menggerakkan isu lingkungan berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang dekat dengan masyarakat akar rumput, Nasyiatul Aisyiyah disebut memiliki kekuatan besar untuk mempengaruhi kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Anggota DPD RI dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Syauqi Soeratno mengatakan, perempuan muda memiliki kedekatan kuat dengan komunitas dan budaya lokal sehingga sangat relevan dalam mengawal isu-isu sosial dan lingkungan.


“Perempuan muda sangat relevan dengan topik ini karena dekat dengan komunitas lokal dan kebudayaan lokal,” ujar Syauqi dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 16 Mei 2026.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda Muhammadiyah dan perempuan muda yang bergerak di tingkat akar rumput.

“Kita harus meyakinkan anak muda Muhammadiyah untuk bersama-sama pemerintah melakukan hal terbaik bagi lingkungan. Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” katanya.

Syauqi menilai semangat tersebut sejalan dengan program Asta Cita pemerintah yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan, penguatan sumber daya manusia, serta partisipasi masyarakat dalam menghadapi persoalan sosial dan lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan muda dalam mengawal kebijakan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Perempuan muda di Nasyiatul Aisyiyah harus punya agenda dan formula untuk mempengaruhi kebijakan, mulai dari perda, peraturan wali kota, peraturan gubernur, hingga memonitor berbagai kebijakan publik. Mereka bisa menjadi pemimpin akar rumput,” tegasnya.

Di Komite III DPD RI, lanjut Syauqi, banyak persoalan di daerah yang membutuhkan keterlibatan masyarakat sipil, terutama terkait pemberdayaan perempuan, pendidikan, kepemudaan, dan pembangunan daerah.

“Banyak pengaduan masyarakat yang masuk, dan itu bukan sekadar keluhan biasa. Ada persoalan kompleks di berbagai daerah yang membutuhkan perhatian bersama. Kita punya tanggung jawab di sana,” ujarnya.

Karena itu, Syauqi berharap Nasyiatul Aisyiyah yang berdiri sejak 16 Mei 1931 terus memperkuat kontribusinya, tidak hanya untuk persyarikatan Muhammadiyah, tetapi juga bagi masyarakat luas dan keberlanjutan lingkungan.

“Negeri ini membutuhkan partisipasi kita semua. Ini waktunya mengambil kontribusi. Saya berharap Nasyiatul Aisyiyah bisa memberikan yang terbaik bukan hanya untuk persyarikatan, tetapi juga untuk semesta,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya