Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

SABTU, 16 MEI 2026 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar AS di pasar uang New York terus perkasa hingga Jumat 15 Mei 2026 waktu setempat. Mencatat penguatan lima hari berturut-turut sekaligus membukukan kenaikan mingguan terbesar dalam dua bulan. 

Penguatan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) berpeluang kembali menaikkan suku bunga akibat tekanan inflasi.

Kondisi ini sejalan dengan melonjaknya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level 4,599 persen, tertinggi dalam setahun. Pemicu utamanya adalah terhambatnya pasokan energi di Selat Hormuz akibat konflik Iran, yang mengerek harga komoditas.


Indeks Dolar menguat 0,32 persen ke level 99,27 (sempat menyentuh 99,302). Naik 1,5 persen dalam sepekan. 

Euro melemah 0,39 persen ke 1,1623 Dolar AS (level terendah 5 minggu), turun 1,4 persen dalam sepekan.
Sedangkan  Yen Jepang melemah ke 158,74 per Dolar AS, mendekati level psikologis 160 yang rawan intervensi.

Poundsterling juga merosot 0,57 persen ke 1,3323 Dolar AS akibat tensi politik PM Keir Starmer. 

Analis menilai pergerakan mata uang saat ini sepenuhnya disetir oleh kekhawatiran inflasi di pasar obligasi.

Meskipun Presiden Fed New York John Williams menilai kebijakan saat ini sudah di "tempat yang baik", data CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bps pada Desember melonjak drastis menjadi 49,5 persen, dari yang sebelumnya hanya 14,3 persen pada pekan lalu.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya