Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Purbaya Tegaskan Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Ekonomi RI

SABTU, 16 MEI 2026 | 05:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 sebesar 5,61 persen terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga.

Hal tersebut disampaikan Purbaya setelah sejumlah ekonom mempertanyakan angka pertumbuhan ekonomi yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi rill di lapangan.

Bendahara negara itu memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga sehingga aktivitas ekonomi domestik masih tumbuh kuat.


“Hal ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat tetap kuat dan tumbuh signifikan,” ujar Menkeu dalam keterangannya yang diterima Jumat 15 Mei 2026.

Ia menjelaskan, kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi mencapai 2,94 persen. Sementara investasi menyumbang 1,79 persen dan belanja pemerintah berkontribusi sebesar 1,26 persen.

Menurut Purbaya, struktur pertumbuhan ekonomi harus dilihat dari kontribusi masing-masing komponen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Dari perhitungan tersebut, konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Purbaya juga menerangkan pertumbuhan belanja pemerintah pada awal tahun merupakan bagian dari strategi percepatan belanja negara agar dampaknya lebih cepat dirasakan masyarakat.

Ia menyebut pola belanja pemerintah yang sebelumnya cenderung menumpuk di akhir tahun kini diarahkan lebih awal untuk mendukung aktivitas ekonomi secara optimal.

Selain itu, pemerintah, kata Purbaya terus menjalankan sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan melalui percepatan realisasi belanja kementerian dan lembaga serta pelaksanaan berbagai program prioritas nasional sejak awal tahun.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya