Berita

Ketua Umum Probo, M Rizky Hidatullah (tengah pakai topi) (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Politik

Probo Tak Tersulut Kritik Amien Rais, Pilih Kedepankan Demokrasi

JUMAT, 15 MEI 2026 | 15:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto yang tergabung dalam Pro Prabowo (Probo) menegaskan tidak akan melaporkan kritik yang disampaikan Pendiri Partai Ummat, Amien Rais terhadap Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum DPP Probo, M Rizky Hidayatullah mengatakan kritik merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin undang-undang. Karena itu, Probo memilih menyikapi kritik tersebut secara dewasa.

“Seperti saya bilang sejak awal bahwa kritik itu dilindungi oleh undang-undang. Kita hidup di negara demokrasi. Probo juga tidak akan serta-merta atau ikut ramai seperti teman-teman lain ketika ada sesuatu langsung main lapor. Kami mencoba berpikir sama-sama dewasa,” ujar Rizky saat jumpa pers di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta, Jumat, 15 Mei 2026.


Menurut Rizky, pihaknya memilih tidak bereaksi berlebihan terhadap kritik yang berkembang di ruang publik. Probo, kata dia, ingin menjaga semangat demokrasi tetap sehat tanpa harus menempuh langkah hukum.

“Jadi, kami menyikapi kritik itu dengan dewasa, tidak tiba-tiba merespons dengan langkah-langkah yang justru mengurangi semangat demokrasi tadi,” tuturnya.

Sebelumnya, kritik Amien Rais terhadap Teddy Indra Wijaya dengan menuding yang bersangkutan sebagai gay menuai kontroversi.

Majelis Syuro Partai Ummat, Idrus Sambo bahkan menegaskan bahwa Amien Rais siap menghadapi konsekuensi atas pernyataannya, baik secara hukum maupun agama.

“Pak Amien siap menanggung risiko atas apa yang diucapkan, baik secara hukum maupun dari sisi agama,” kata Idrus dalam diskusi Obor Rakyat Reborn bertajuk “Antara Prabowo, Teddy, dan Amien Rais” di Cikini, Menteng, Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya