Berita

Uskup Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM, didampingi Moderator Pengurus Pusat Pemuda Katolik Romo Johannes Hariyanto, SJ dan Romo Yohanes Agus Riyanto, MSF saat membuka KKL I (Foto: Dok Pemuda Katolik)

Nusantara

Lewat KKL I, Mgr Sunarko Ajak Kader Pemuda Katolik Berbaur dan Berguna bagi Masyarakat

JUMAT, 15 MEI 2026 | 13:08 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Model kepemimpinan Tuhan Yesus yang membentuk para rasul bukan melalui kekuasaan, melainkan lewat pendampingan, pelayanan, dan keteladanan hidup, dinilai perlu menjadi teladan bagi kader Pemuda Katolik.

Pesan tersebut disampaikan Uskup Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko saat membuka kegiatan Kepemimpinan Kader Lanjut (KKL I) Pemuda Katolik 2026 di Grand Safran Hotel, Pangkalpinang, Kamis, 14 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan” itu diikuti 107 peserta dari 20 provinsi.


Menurut Mgr Sunarko, para rasul bukanlah pribadi yang langsung sempurna. Mereka pernah mengalami ketakutan, kehilangan arah, bahkan kembali ke kehidupan lama setelah Yesus wafat di kayu salib.

“Setelah Yesus wafat, para murid kocar-kacir. Petrus kembali menjadi nelayan dan diikuti murid-murid lainnya. Mereka merasa kehilangan harapan,” ujar Mgr Sunarko.

Namun, justru dari pengalaman jatuh bangun tersebut, Yesus membentuk para rasul menjadi pemimpin yang kuat, berani bersaksi, dan siap melayani umat.

“Latihan kepemimpinan para rasul dimulai dari pengalaman bersama Yesus. Mereka dibentuk bukan untuk berebut kuasa, tetapi untuk melayani dan menghadirkan harapan,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Gusma mengatakan KKL I menjadi ruang kaderisasi strategis untuk melahirkan pemimpin muda Indonesia.

“Pemuda Katolik memiliki semboyan *Pro Ecclesia et Patria*, untuk Gereja dan bangsa. Karena itu kami siap mendukung pembangunan dan berkolaborasi dengan semua pihak,” kata Gusma.

Ia menilai tantangan pembangunan daerah saat ini tidak dapat diselesaikan secara sektoral. Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan inklusif yang mampu membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan.

“Kader Pemuda Katolik harus hadir sebagai penggerak pembangunan sosial dan ekonomi di daerah masing-masing,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Kepala BP BUMN, Aminudin Ma’ruf menyoroti pentingnya menciptakan ruang ekonomi yang sehat bagi generasi muda dan pelaku usaha daerah.

“Kalau perusahaan besar masuk ke semua sektor usaha, lalu di mana ruang anak muda untuk berkembang?” katanya.

Menurut Aminudin, pemerintah saat ini tengah menyederhanakan entitas bisnis BUMN dari 1.080 menjadi sekitar 200 perusahaan. Langkah itu dilakukan agar BUMN lebih fokus pada bisnis inti sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya