Berita

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar praktik peredaran narkotika yang telah beroperasi selama 12 tahun di dua hotel yang ada di kawasan Jakarta Barat. (Dok.Ditipidanarkoba Bareskrim Polri)

Presisi

Hotel di Jakbar Diduga Jadi Pusat Peredaran Narkoba Selama 12 Tahun

JUMAT, 15 MEI 2026 | 12:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar praktik peredaran narkotika yang diduga telah beroperasi selama 12 tahun di dua hotel kawasan Jakarta Barat.

Nilai peredaran narkoba dalam kasus tersebut diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah jika dikonversikan secara ekonomi.

“Perkiraan statistik konversi terhadap barang bukti narkoba yang telah diedarkan di B Fashion selama 12 tahun,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangan resmi pada Jumat, 15 Mei 2026.


Eko menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi mengenai adanya peredaran narkotika di hotel tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan yang dipimpin Kasubdit IV Kombes Handik Zusen dan Kasatgas NIC Kombes Kevin Leleury melakukan undercover buy terhadap ekstasi dan vape mengandung etomidate melalui seorang koordinator ladies atau “mami” berinisial DEP alias Mami Dania alias Tania.

Pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 00.15 WIB, petugas berhasil menangkap Mami Dania dengan barang bukti lima butir ekstasi dan enam vape berisi etomidate.

Kepada penyidik, Mami Dania mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang MC hotel berinisial TRE alias Dervin.

“Setelah itu petugas memeriksa room B-02 B Fashion Hotel dan mengamankan lima pengunjung serta menemukan 10 butir ekstasi dan empat vape etomidate,” ujar Eko.

Penyelidikan kemudian berlanjut ke sejumlah ruangan lain. Dari hasil pemeriksaan, petugas kembali menemukan vape etomidate dari seorang berinisial ET yang mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang waiter hotel yang belum diketahui identitasnya.

Sementara itu, TRE alias Dervin mengaku mendapatkan pasokan narkoba dari Siti Dahlia alias Vonny. Polisi kemudian menangkap Vonny bersama suaminya berinisial CDR di kawasan Kemayoran.

Vonny mengaku memerintahkan suaminya bersama seorang buronan bernama Yance untuk mengambil narkotika dari Rais di Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Di sisi lain, seorang berinisial AFH mengaku memperoleh narkoba dari Irwansyah alias Jeje yang saat ini sedang menjalani hukuman di Lapas Cipinang.

Dari hasil pemeriksaan diketahui transaksi antara AFH dan Irwansyah mencapai 100 vape etomidate. Polisi lalu menangkap Esgianto alias Anto yang berperan sebagai kurir vape jaringan Irwansyah.

Dalam kasus ini, penyidik menetapkan total 14 orang sebagai tersangka.

Mereka di antaranya Mami Dania sebagai penyedia narkoba dan penghubung antara pengedar dengan tamu hotel. Kemudian AFH, RB, DM, WL, dan ET sebagai pengunjung hotel.

Selain itu, TRE alias Dervin yang merupakan MC hotel sekaligus pengedar narkoba di lokasi tersebut.

Polisi juga menetapkan Siti Dahlia alias Vonny sebagai pemasok narkoba, Dani Riyanto dan Esgianto sebagai kurir, serta Irwansyah alias Jeje sebagai pemasok dan penghubung AFH dengan Faisal dan Yudith Eric alias Paijo.

Penyidik turut menetapkan tiga orang dalam daftar pencarian orang (DPO), yakni Yance sebagai kurir narkoba, Rais sebagai pemasok di Kampung Bahari, serta Sam yang diduga menjadi pemasok narkoba dari Lapas Kelas II Pekanbaru.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya