Berita

Salah satu peserta SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, saat menjawab pertanyaan juri. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

SMAN 1 Pontianak Tak Bermaksud Anulir Hasil LCC

JUMAT, 15 MEI 2026 | 09:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

SMAN 1 Pontianak menegaskan langkah yang mereka tempuh dalam menyikapi polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat tahun 2026 bukan untuk menganulir hasil lomba, melainkan demi memperoleh kejelasan dan klarifikasi atas penilaian dewan juri.

Pernyataan itu disampaikan menyusul keputusan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang memutuskan pelaksanaan final LCC Empat Pilar Kalbar diulang setelah muncul polemik dalam pertandingan final antara SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas.

“Sejak awal SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,” demikian pernyataan sikap SMAN 1 Pontianak, dikutip Jumat, 15 Juni 2026.


Sekolah tersebut juga menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.

SMAN 1 Pontianak turut menyampaikan apresiasi atas perhatian, dukungan, dan kepedulian berbagai pihak dalam menyikapi polemik tersebut. Mereka menegaskan tidak memiliki niat menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga penyelenggara maupun individu tertentu.

Polemik bermula ketika regu C2 dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jawaban itu dinilai kurang tepat oleh dewan juri, Dyastasita, yang diketahui menjabat Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI.

Namun situasi berubah ketika peserta dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban dengan substansi serupa dan justru dinyatakan benar oleh dewan juri.

Keputusan tersebut memicu keberatan dari regu C2. Salah satu peserta, Josepha Alexandra, secara sopan meminta dewan juri mempertimbangkan ulang penilaian dengan melihat respons penonton di arena lomba.

Di tengah polemik itu, SMAN 1 Sambas tetap keluar sebagai juara dan ditetapkan sebagai wakil Provinsi Kalimantan Barat pada LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang.

SMAN 1 Sambas unggul atas SMAN 1 Pontianak yang berada di posisi kedua dan SMAN 1 Sanggau di peringkat ketiga. Kompetisi tingkat provinsi tersebut diikuti sembilan sekolah hasil seleksi dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Meski demikian, SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba ulang sebagaimana informasi yang telah disampaikan oleh MPR RI.




Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya