Berita

Ratusan personel Polri se-Jawa Timur diberikan pelatihan oleh KPK. (Foto: Humas KPK)

Nusantara

239 Personel Polri se-Jatim Digembleng soal Integritas dan Antikorupsi

KAMIS, 14 MEI 2026 | 19:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas dan Antikorupsi (Pelatnas) bagi 239 personel Kepolisian di wilayah Polda Jawa Timur. 

Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 12-13 Mei 2026 di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur, Surabaya.

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Yonathan Demme Tangdilintin mengatakan, integritas merupakan fondasi utama yang wajib dimiliki setiap aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.


"Para peserta merupakan wujud representasi institusi yang menentukan arah kebijakan, kualitas, dan kepercayaan masyarakat," kata Yonathan dalam keterangannya, Kamis 14 Mei 2026.

Yonathan juga menyoroti pentingnya pengawasan internal di lingkungan Kepolisian agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini. 

Pengawasan yang lemah, kata dia, dapat memunculkan toleransi terhadap pelanggaran kecil yang berisiko berkembang menjadi persoalan lebih besar.

"Toleransi terhadap pelanggaran sekecil apapun berpotensi berkembang lebih besar jika tidak segera ditangani," kata Yonathan.

Pelatihan tersebut diikuti para pejabat Kepolisian mulai dari Kepala Sub Direktorat (Kasubdit), Kapolres, Wakapolres, Kepala Satuan (Kasat), hingga Kapolsek dan Wakapolsek se-Jawa Timur.

KPK mendorong seluruh peserta menyamakan persepsi mengenai nilai integritas, etika, dan kepemimpinan yang berorientasi pada prinsip antikorupsi.

Adapun materi yang diberikan meliputi strategi pemberantasan korupsi, strategi pencegahan korupsi guna mengawal ketahanan perekonomian nasional, konflik kepentingan, budaya anti suap dan anti gratifikasi, internalisasi integritas, pengenalan tentang Kortas, menata ulang peran Polri di ruang publik yang dinamis, hingga penyusunan rencana aksi.

"Mari kita bangun komitmen bersama dalam menjaga integritas dan jadilah agen perubahan di masing-masing satuan," pungkas Yonathan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya