Berita

Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Foto: RMOL)

Nusantara

Arus Penumpang AKAP di Kampung Rambutan Meningkat di Libur Panjang

KAMIS, 14 MEI 2026 | 17:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus yang bertepatan dengan cuti bersama dan akhir pekan mendorong lonjakan jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, dibandingkan hari normal.

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain mengatakan, peningkatan jumlah penumpang dipicu momentum libur panjang selama empat hari yang dimanfaatkan warga untuk pulang kampung maupun berwisata.

"Jika dibanding hari biasa, lonjakannya mencapai 100 persen. Sejak kemarin sore dan diprediksi hingga nanti malam lonjakan masih akan terus terjadi di terminal ini," ujarnya, Kamis, 14 Mei 2026.


Revi menjelaskan, tujuan penumpang cukup beragam. Untuk wilayah Jawa Barat, penumpang didominasi tujuan Kuningan, Cirebon, Bandung, Indramayu, dan sekitarnya. Sementara, untuk Jawa Tengah, tujuan favorit antara lain Tegal, Purwokerto, Pekalongan, dan Wonosobo.

"Selain itu, sejumlah kota di Jawa Timur seperti Madiun, Ponorogo, dan Malang juga mengalami peningkatan penumpang. Bahkan, trayek luar Pulau Jawa seperti Palembang, Lampung, Medan, Pekanbaru, dan Riau terlihat ramai sejak Rabu sore," terangnya.

Ia menuturkan, Berdasarkan data yanga ada, jumlah keberangkatan penumpang pada Kamis dari pukul 00.00 hingga 10.00 WIB mencapai 210 penumpang dengan 17 bus AKAP. 

"Untuk kedatangan tercatat sebanyak 141 penumpang menggunakan 29 bus AKAP," ungkapnya.

Adapun pada Rabu kemarin, 13 Mei 2026, sejak pukul 06.00-24.00, jumlah keberangkatan mencapai 1.367 penumpang dengan 81 armada bus. 

"Angka ini meningkat lebih dari 100 persen dibanding hari biasa yang berkisar 500 hingga 600 penumpang per hari," ucapnya.

Menurutnya, jumlah kedatangan pada periode yang sama tercatat sebanyak 792 penumpang menggunakan 92 bus AKAP.

"Meski terjadi lonjakan penumpang, Revi memastikan tarif bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan tidak mengalami kenaikan," bebernya.

Ia mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi kesehatan sebelum bepergian serta memperhatikan keamanan rumah saat ditinggalkan.

"Kunci pintu rumahnya, matikan semua alat elektronik, dan titipkan rumah kepada tetangga atau ketua RT," jelasnya.

Revi juga mengingatkan agar penumpang naik dan turun bus di area terminal resmi demi keamanan dan keselamatan.

"Jangan naik atau turun di pinggir jalan karena sangat membahayakan. Apalagi, saat kembali ke Jakarta biasanya tiba dini hari," tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya