Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Danantara dan Himbara Rancang Strategi Hunian Murah yang Lebih 'Ramah Kantong'

KAMIS, 14 MEI 2026 | 13:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara mulai tancap gas memperkuat ekosistem properti nasional. 

Langkah ini ditandai dengan pertemuan strategis antara Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, bersama para bos bank pelat merah yang tergabung dalam Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN), kemarin, Rabu 13 Mei 2026. 

Fokus utama pertemuan tersebut adalah membedah hambatan dan mempercepat program social housing agar impian masyarakat memiliki hunian layak bukan sekadar angan-angan. 


Pertemuan ini menjadi krusial untuk memastikan akses pembiayaan perumahan rakyat menjadi lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.

Dony mengungkapkan bahwa integrasi antar-BUMN sektor keuangan adalah kunci untuk menciptakan skema pembiayaan yang tidak kaku.

"Pembahasan mencakup pengembangan skema pembiayaan yang adaptif, peningkatan akses masyarakat terhadap hunian layak, serta dukungan terhadap pembangunan kawasan permukiman yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Dony dalam keterangannya, dikutip Kamis 14 Mei 2026.

Salah satu poin krusial dalam pertemuan tersebut adalah bagaimana Himbara bisa merangkul segmen yang selama ini sulit menjangkau KPR, khususnya kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah. 

Dony menekankan bahwa sinergi ini harus mampu melahirkan solusi nyata yang memudahkan masyarakat dalam memiliki rumah tanpa terbebani birokrasi pembiayaan yang rumit.

Tak hanya soal tempat tinggal, langkah ini juga diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Jika sektor perumahan bergerak cepat, maka ratusan industri turunannya, mulai dari semen hingga furnitur, akan ikut terakselerasi.

"Penguatan sektor perumahan juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penguatan sektor properti dan industri pendukungnya," kata Dony.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya