Berita

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Foto: Website ikpi.or.id)

Hukum

Buntut Penyitaan Kontainer, KPK Segera Panggil Pejabat Bea Cukai Tanjung Emas dan Semarang

KAMIS, 14 MEI 2026 | 09:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membidik keterlibatan pejabat Bea dan Cukai di wilayah Jawa Tengah menyusul temuan satu unit kontainer berisi suku cadang (sparepart) kendaraan di Pelabuhan Tanjung Emas. 

Kontainer tersebut diketahui milik perusahaan yang terafiliasi dengan Blueray Cargo, sebuah grup kargo yang kini tengah terjerat kasus dugaan suap besar-besaran.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penyidik membuka peluang besar untuk memanggil pejabat Bea Cukai Tanjung Emas guna mendalami proses bisnis dan pengawasan di pelabuhan tersebut. 


Selain itu, otoritas Bea Cukai wilayah Semarang juga masuk dalam daftar pemanggilan untuk mengusut dugaan suap terkait pengurusan pita cukai rokok dan minuman keras (miras).

"Terbuka kemungkinan (memanggil pejabat bea cukai Tanjung Emas). Artinya kalau memang penyidik ada kebutuhan untuk mendapatkan penjelasan, keterangan dari Ditjen Bea dan Cukai wilayah Semarang, tentu nanti penyidik juga akan menjadwalkan," ujar Budi di Jakarta, Kamis 14 Mei 2026. 

Langkah ini merupakan pengembangan setelah tim penyidik menggeledah rumah pengusaha asal Semarang, Heri Setiyono alias Heri Black, pada Senin 11 Mei 2026. Dari rumah bos PT Putra Srikaton Logistics (PSL) tersebut, KPK menyita catatan penting dan bukti elektronik yang mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk menghambat penyidikan.

Penyelidikan ini berakar dari skandal suap yang melibatkan pimpinan Blueray Cargo Group, John Field. 

Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, John bersama stafnya didakwa telah menggelontorkan dana sebesar Rp61,3 miliar dalam bentuk dolar Singapura, serta berbagai fasilitas mewah senilai Rp1,845 miliar kepada sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Suap tersebut diduga bertujuan untuk mengatur rule set targeting atau sistem pengawasan kepabeanan agar barang-barang impor milik Blueray Cargo dapat melenggang bebas tanpa pemeriksaan ketat. 

Kasus ini menyeret sejumlah nama besar di pusat, dan kini KPK mulai menyisir hingga ke tingkat daerah untuk melihat sejauh mana praktik "jalur khusus" ini diterapkan di pelabuhan-pelabuhan besar seperti Tanjung Emas.

"Nanti kita akan lihat SOP dan proses bisnisnya seperti apa, sehingga kemudian nanti kita butuh untuk memanggil pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait hal itu," pungkas Budi.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya