Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Inflasi Produsen Melonjak, Indeks Dolar AS Melesat ke Level Tertinggi Dua Pekan

KAMIS, 14 MEI 2026 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar AS terpantau menguat tajam pada perdagangan Rabu 13 Mei 2026 waktu New York, setelah data inflasi produsen (PPI) Amerika Serikat melonjak jauh di atas ekspektasi. 

Kondisi ini memicu spekulasi kuat bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Dikutip dari International. indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, merangkak naik 0,21 persen ke posisi 98,53. 


Angka ini dicapai setelah DXY sempat menyentuh level 98,601, yang merupakan posisi tertinggi sejak akhir April lalu. 

Penguatan ini secara langsung menekan mata uang lain, seperti Euro yang melemah ke level 1,1706 Dolar AS dan Yen yang tergelincir ke angka 157,88 per Dolar AS.

Loncatan kurs ini dipicu oleh laporan Departemen Tenaga Kerja AS yang menunjukkan PPI April melambung 1,4 persen secara bulanan, melampaui prediksi awal yang hanya 0,5 persen. Secara tahunan, inflasi di tingkat produsen ini menyentuh 6,0 persen, level tertinggi sejak akhir 2022.

Sentimen pasar kini berubah drastis; peluang pemangkasan suku bunga tahun ini hampir sepenuhnya sirna dari ekspektasi pelaku usaha. 

Sebaliknya, pasar mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember mendatang seiring dikonfirmasinya Kevin Warsh sebagai Chairman Federal Reserve yang baru.

Di sisi lain, indeks DXY juga mendapat sokongan dari sentimen global terkait pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing. 

Meskipun Yuan China hanya melemah tipis 0,04 persen terhadap Dolar, ketegangan geopolitik dan prospek ekonomi AS yang dominan tetap menjadi bahan bakar utama bagi keperkasaan dolar di pasar global.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya