Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa

Sektor Tambang dan Perbankan Dongkrak FTSE 100 ke Zona Hijau

KAMIS, 14 MEI 2026 | 07:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa berhasil memutus tren negatif empat sesi berturut-turut dengan ditutup menguat pada perdagangan Rabu 13 Mei 2026 waktu setempat.

Sentimen positif ini dimotori oleh kebangkitan sektor teknologi dan sektor perbankan di tengah optimisme pasar menyambut potensi kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. 

Dikutip dari Trading Economics, indeks STOXX 600 naik 0,79 persen atau 4,79 poin ke level 611,42, sementara STOXX 50 zona Euro melesat satu persen. 


Kenaikan ini didorong oleh reli saham semikonduktor seperti Infineon yang melonjak lebih dari sepuluh persen pasca kenaikan peringkat broker, diikuti oleh penguatan signifikan pada ASML, Prosus, dan STMicroelectronics.

Di bursa Jerman, indeks DAX 40 naik ke posisi 24.102 poin berkat performa impresif sejumlah emiten besar. 

Saham Merck menjadi bintang panggung dengan kenaikan lebih dari tujuh persen setelah merevisi naik proyeksi tahunannya.  Allianz mencatatkan rekor pendapatan yang mendorong sahamnya menguat lebih dari satu persen. 

Siemens juga berhasil ditutup di zona hijau meski pendapatan meleset dari perkiraan, terbantu oleh peluncuran program pembelian kembali saham dan tingginya permintaan pusat data berbasis kecerdasan buatan. 

Meskipun demikian, pasar tetap diwarnai aksi jual pada saham SAP dan Rheinmetall yang merosot cukup tajam.

Pasar Inggris juga menunjukkan taji melalui indeks FTSE 100 yang terangkat oleh sektor keuangan dan pertambangan. 

Saham-saham perbankan seperti HSBC, Barclays, dan Standard Chartered berhasil rebound dari tekanan politik domestik. 

Sementara itu, reli harga komoditas global, khususnya tembaga yang naik delapan sesi beruntun, memberikan tenaga bagi emiten tambang besar seperti Antofagasta yang melonjak delapan persen, serta Rio Tinto dan Anglo American yang menguat signifikan. 

Namun, sektor properti Inggris terpukul setelah Vistry Group memperingatkan penurunan laba akibat aktivitas bisnis yang melemah.

Indeks CAC 40 Prancis berakhir di level 8.008 poin, di mana penguatan saham industri dan teknologi berhasil mengimbangi kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah. 

Saham Airbus dan Legrand mencatatkan kenaikan, namun sektor barang mewah seperti LVMH dan L’Oréal masih berada di bawah tekanan aversi risiko. 

Di sisi makroekonomi, investor Prancis masih mencermati lonjakan inflasi tahunan ke level tertinggi sejak Juli 2024 serta angka pengangguran yang merangkak naik, meskipun sentimen positif dari sektor emiten kawasan tetap mampu menjaga bursa di zona hijau.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya