Berita

Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean. (Foto: RMOLJatim)

Bisnis

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

KAMIS, 14 MEI 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung digitalisasi ekonomi kerakyatan. Dalam momentum Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 yang digelar di Surabaya, KSP Nasari resmi meluncurkan aplikasi digital berbasis white label untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas nasional. 

Menariknya, sistem ini memungkinkan setiap koperasi desa memiliki aplikasi dengan identitas atau nama mereka sendiri tanpa harus membangun infrastruktur teknologi dari nol.


?"Inilah yang kami wakafkan kepada teman-teman 'adik asuh' kami di KDKMP dalam bentuk white label. Jadi, jika ada KDKMP di Surabaya, mereka bisa langsung menggunakan nama aplikasi digital koperasi mereka sendiri," ujar Frans dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu, 13 Mei 2026
?
Aplikasi ini sejatinya merupakan pengembangan dari platform "Nasari Digital" yang telah teruji melayani sekitar 65 ribu anggota Nasari di seluruh Indonesia. 

Kini, teknologi tersebut diduplikasi untuk mempercepat modernisasi koperasi di tingkat akar rumput.
?
Sebagai informasi, KSP Nasari telah resmi ditunjuk oleh Kementerian Koperasi sebagai "kakak asuh" bagi KDKMP sejak akhir tahun lalu. Nasari terpilih sebagai salah satu dari 12 koperasi role model yang dipercaya membimbing koperasi desa.
?
Frans menjelaskan, aplikasi ini tidak hanya sekadar alat administrasi, melainkan ekosistem digital yang lengkap. Beberapa fitur unggulannya antara lain:

Pertama, ?Pendidikan & RAT Online: Materi pelatihan koperasi dan sistem rapat anggota daring.

Kedua, Payment Gateway: Fitur pembayaran tagihan dan e-money untuk transaksi harian anggota.

Ketiga, Pasar Desa: Fitur marketplace yang memungkinkan warga desa menjual produk unggulan daerah secara digital.

Keempat, Layanan Keuangan: Tabungan koperasi dan pengajuan pinjaman yang terintegrasi.

?Pemilihan Surabaya sebagai lokasi peluncuran bukan tanpa alasan. Jawa Timur merupakan salah satu basis kekuatan KSP Nasari. Dari total 28 provinsi operasionalnya, Jawa Timur menyumbang sekitar 10 persen dari total anggota nasional atau hampir 6.000 orang.

Saat ini, koperasi yang berpusat di Semarang tersebut telah memiliki tujuh kantor cabang di Jawa Timur, meliputi Surabaya, Malang, Jember, Kediri, Madiun, Bojonegoro, dan Pamekasan. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan koperasi desa mampu menjalankan operasional secara modern, transparan, dan terintegrasi.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya