Berita

Menu makan bergizi gratis untuk balita di Kabupaten Tulang Bawang Barat. (Foto: RMOLLampung)

Nusantara

Geger, Menu MBG Balita Dikasih Terong Pedas

RABU, 13 MEI 2026 | 22:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali kena "semprit" warga.

Setelah sebelumnya didera isu limbah, kini giliran kualitas menu di dapur MBG Kagungan Ratu 2, Kecamatan Tulang Bawang Udik, yang digugat karena dianggap jauh dari standar gizi, terutama bagi anak balita.

Keriuhan ini bermula dari unggahan video di grup Facebook warga, Rabu, 13 Mei 2026. Dalam rekaman tersebut, tampak paket makanan yang isinya bikin elus dada: nasi putih, seiris tempe, telur ceplok, tumis terong, dan sebiji pisang. Sontak, menu ini jadi bahan rasan-rasan warganet karena dinilai tak cocok untuk balita.


Keluhan nyaring datang dari Dwi, warga Gunung Katun. Ia mengaku kecewa berat melihat porsi makanan yang diterima buah hatinya. Melalui pesan WhatsApp, ia menyindir kualitas makanan yang kian menyusut.

“Porsinya semakin irit dan langsing,” seloroh Dwi singkat sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLLampung.

Ia pun mempertanyakan kompetensi ahli gizi di balik program tersebut. Pasalnya, menu tumis terong yang diberikan memiliki cita rasa pedas yang jelas-jelas bukan konsumsi anak usia bawah lima tahun.

“Di mana letak gizinya di sayur terong? Kalau untuk anak balita ya pedas. Kalau yang tua mungkin cocok makan asem manis. Apa guna ahli gizi?” cecarnya ketus.

Derita tak sampai di situ. Dwi juga membeberkan fakta mengejutkan soal kelayakan konsumsi makanan tersebut. Ia mengaku pernah mendapati sayur jagung yang sudah berbau asam. Ironisnya, saat komplain ke kader, ia justru mendapat jawaban ketus.

“Anak saya balita kadang dapat sayur jagung sudah asem. Saya pernah komplain sama kadernya, tapi dijawab ‘terima-terima aja kalau dikasih, kalau mau komplain langsung ke dapurnya’,” imbuhnya menirukan jawaban petugas.

Setali tiga uang, Rosi, warga Kagungan Ratu, juga mengonfirmasi bahwa dua anaknya menerima menu lauk tumis terong yang sama.

Berbagai keluhan ini menjadi rapor merah bagi pelaksanaan program MBG di wilayah Tulang Bawang Udik. Warga mendesak pengelola dapur dan instansi terkait tidak main-main dengan urusan perut anak bangsa.

Pengawasan ketat terhadap standar gizi dan kelayakan makanan mendesak dilakukan agar anggaran negara tidak menguap menjadi menu "langsing" yang tak bergizi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya