Berita

Representative Image (Foto: SOFX Report)

Dunia

Pakistan Dituding Sembunyikan Pesawat Militer Iran dari Serangan AS

SELASA, 12 MEI 2026 | 12:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pakistan dilaporkan secara diam-diam mengizinkan pesawat militer Iran berlindung di salah satu pangkalan udara utamanya selama konflik militer dengan Amerika Serikat. 

Menurut pejabat Amerika yang dikutip CBS News, Selasa, 12 Mei 2026, beberapa pesawat Iran, termasuk aset militer, dipindahkan ke Pangkalan Angkatan Udara Pakistan Nur Khan di Rawalpindi sesaat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata pada awal April.

Para pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim karena alasan keamanan nasional menyebut langkah itu diduga sebagai upaya Iran melindungi sisa armada penerbangan dan aset militernya dari kemungkinan serangan Amerika di tengah meningkatnya eskalasi kawasan. 


Salah satu pesawat yang dilaporkan berada di pangkalan tersebut adalah RC-130 milik Angkatan Udara Iran, varian pengintaian dari Lockheed C-130 Hercules yang biasa digunakan untuk misi pengawasan.

Laporan ini memicu kegelisahan di Washington. Senator AS Lindsey Graham bereaksi keras melalui media sosial X.

"Jika laporan ini akurat, maka akan diperlukan evaluasi ulang menyeluruh terhadap peran Pakistan sebagai mediator antara Iran, Amerika Serikat, dan pihak-pihak lain,” tulis Graham.

Namun tuduhan itu langsung dibantah Islamabad. Seorang pejabat senior Pakistan mengatakan kepada CBS News bahwa aktivitas semacam itu mustahil disembunyikan karena Pangkalan Nur Khan berada di kawasan urban yang padat penduduk. 

Di saat bersamaan, Iran juga disebut memindahkan sejumlah pesawat sipil ke Afghanistan. 

Seorang pejabat penerbangan sipil Afghanistan menyebut sebuah pesawat Mahan Air mendarat di Kabul sebelum pecahnya permusuhan dan tetap berada di sana setelah wilayah udara Iran ditutup, sebelum akhirnya dipindahkan ke Bandara Herat dekat perbatasan Iran.

Taliban melalui juru bicaranya, Zabihullah Mujahid, menolak laporan tersebut dan menegaskan Iran tidak membutuhkan relokasi pesawat ke Afghanistan. 

Meski begitu, perkembangan ini menyoroti posisi Pakistan yang berada dalam keseimbangan rumit: menjaga hubungan strategis dengan Washington tanpa memicu keretakan dengan Teheran maupun China, sekutu internasional utama Iran sekaligus pemasok senjata terbesar Pakistan.

Menurut Stockholm International Peace Research Institute, China menyumbang hampir 80 persen impor senjata utama Pakistan sepanjang 2020 hingga 2024. 

Beijing bahkan secara terbuka memuji peran Pakistan dalam memfasilitasi komunikasi tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat, menunjukkan bahwa Islamabad memainkan peran ganda yang sensitif di tengah pertarungan geopolitik regional.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya