Berita

Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari. (Foto: RMOL)

Politik

PDIP: Strategi Qodari Dungu

SENIN, 11 MEI 2026 | 21:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) dianggap menjadi tidak menunjukan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya, sejak dipimpin oleh Muhammad Qodari yang dikenal kontroversial karena menyuarakan Jokowi 3 periode dan berpasangan dengan Prabowo Subianto pada 2024.

Anggapan tersebut disampaikan Politikus PDIP, Mohamad Guntur Romli, bukan karena kontroversi yang dibuat di masa lalu tetapi gagasan Qodari yang mengklaim akan merekrut new media atau homeless media sebagai mitra kerja sama dengan Bakom RI.

"Blunder, amatir, dan dungu langkah Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI melalui Qodari, mengumumkan perekrutan media-media homeless. Itu strategi yang dungu," ujar Guntur dikutip Senin 11 Mei 2026.


Alasannya, Guntur memandang rencana kerja Qodari itu justru terkesan ingin membungkam kekuatan utama new media yang terletak pada narasi organik dan independen.

"?Mereka dipercaya netizen karena dianggap mewakili suara publik yang jujur, bukan pesanan. Begitu Qodari membuka ke publik bahwa mereka direkrut, seketika dia mengubah status mereka dari pengamat kritis menjadi buzzer plat merah," tuturnya. 

Lagipula, Guntur mendapati fakta new media yang disebut-sebut dan diklaim Qodari akan bekerjasama dengan Bakom RI, mengaku tidak ada niatan bekerjasama dengan Bakom RI.

"Kalau benar homeless media itu setuju direkrut, Qodari baru saja menelanjangi calon-calon jubir bayangannya atau PR bayangannya sendiri di depan umum, membuka aib mereka. Bukankah itu tindakan yang bodoh?" ucap Guntur.

"?Tapi ternyata upaya merekrut media-media homeless sangat bermasalah. Beberapa nama besar homeless media disebut oleh Qodari tapi kemudian membantah," sambungnya memaparkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya