Berita

Wapres Filipina Sara Duterte (Foto: Daily Tribune)

Dunia

Kongres Filipina Bersiap Makzulkan Wapres Sara Duterte

SENIN, 11 MEI 2026 | 15:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Filipina kembali diguncang badai politik besar setelah Kongres bersiap menggelar pemungutan suara untuk memakzulkan Wakil Presiden Sara Duterte pada Senin, 11 Mei 2026. 

Putri mantan Presiden Rodrigo Duterte itu menghadapi ancaman serius berupa pencopotan dari jabatan serta larangan seumur hidup menduduki posisi publik jika dinyatakan bersalah.

Dalam dokumen pemakzulan, Sara Duterte dituduh melakukan dua pelanggaran konstitusi dan pengkhianatan terhadap kepercayaan publik. 


Tuduhan itu mencakup penyalahgunaan dana rahasia pemerintah, kegagalan mengungkap kekayaan, suap, hingga keterkaitan dengan ancaman pembunuhan terhadap Marcos, Ibu Negara Liza Araneta, dan mantan Ketua DPR Martin Romualdez.

Salah satu dakwaan paling memberatkan adalah transaksi perbankan pribadi bernilai lebih dari 110 juta dolar AS yang ditandai oleh badan anti pencucian uang. 

"Besarnya transaksi ini tidak dapat dijelaskan secara wajar berdasarkan pendapatan yang sah, aset yang dilaporkan, atau bisnis dan aktivitas profesional yang dikaitkan dengan pasangan tersebut," kata anggota DPR sekaligus salah satu penggugat utama, Terry Ridon, seperti dikutip dari Al Jazeera. 

DPR Filipina mendesak Senat menjatuhkan vonis bersalah atas seluruh empat pasal pemakzulan, yang akan berujung pada pencopotan Sara Duterte dari kursi wakil presiden serta diskualifikasi seumur hidup dari memegang jabatan apa pun di pemerintahan. 

Jika DPR meloloskan langkah ini, proses berikutnya akan bergulir ke Senat yang membutuhkan dukungan dua pertiga suara untuk menghukumnya.

Di tengah ancaman politik tersebut, Sara Duterte tetap menunjukkan sikap pasrah. 

“Berdasarkan diskusi kita tadi dengan (mantan) Presiden Duterte, segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan seseorang telah ditentukan oleh Tuhan. Jadi, jika saya dimakzulkan, itu sudah ditentukan oleh Tuhan. Jika saya tidak dimakzulkan, sampai jumpa besok,” ujarnya kepada para pendukung setelah mengunjungi ayahnya di Den Haag, Belanda.

Upaya pemakzulan tersebut menjadi episode terbaru dalam perseteruan panas antara keluarga Duterte dan Presiden Ferdinand Marcos Jr, yang dulu sempat bersatu dalam kemenangan Pemilu 2022.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya