Berita

Sebuah pesawat Airbus milik Turkish Airlines terparkir di Bandara Internasional Tribhuvan setelah terjadi kebakaran kecil saat mendarat di Kathmandu, Nepal, 11 Mei 2026 (Foto: Reuters)

Dunia

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Bandara Kathmandu

SENIN, 11 MEI 2026 | 14:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepanikan melanda Bandara Internasional Tribhuvan, Kathmandu, Nepal, pada Senin pagi, 11 Mei 2026, setelah pesawat Turkish Airlines mengalami kebakaran pada roda pendaratan utama sebelah kanan sesaat setelah mendarat.

Insiden itu terjadi pada pukul 6.34 pagi waktu setempat ketika api tiba-tiba muncul dari bagian right main landing gear pesawat berbadan lebar tersebut. 

Otoritas penerbangan Nepal langsung menghentikan seluruh penerbangan domestik maupun internasional selama 98 menit demi alasan keselamatan. 


Menurut Asisten Juru Bicara Otoritas Penerbangan Sipil Nepal, Gyanendra Bhul operasi penerbangan dilanjutkan pada pukul 08.12 pagi.

Posisi pesawat yang berhenti dalam kondisi darurat membuat sebagian badan pesawat menutup landasan dan taxiway. 

Sekitar 30 persen pesawat berada di Taxiway Bravo, sementara 70 persen lainnya masih berada di runway, sehingga aktivitas bandara praktis lumpuh total hingga proses evakuasi dan pengamanan selesai dilakukan.

Sebanyak 288 orang berada di dalam pesawat, termasuk 11 awak. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi menggunakan evacuation slides, meski dua penumpang dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian jari.

“Kami telah memulai penilaian teknis terperinci atas insiden tersebut," kata Bhul, seperti dikutip dari Kathmandu Post.

Informasi awal menunjukkan ban pada roda pendaratan kanan terbakar setelah pesawat mendarat. 

Pihak berwenang masih menyelidiki sejumlah kemungkinan penyebab, mulai dari hard landing, tekanan ban bermasalah, hingga gangguan teknis lain yang belum teridentifikasi.

Untuk sementara, pesawat Turkish Airlines tersebut masih dikandangkan di Bandara Kathmandu guna menjalani pemeriksaan teknis menyeluruh oleh tim maintenance, repair and overhaul, sementara Departemen Standar Keselamatan Penerbangan Nepal juga melakukan investigasi terpisah.

Turkish Airlines diketahui melayani lima penerbangan mingguan dari Istanbul ke Nepal. 

Otoritas bandara kini menyiapkan hotel bagi penumpang terdampak dan mengalihkan penumpang dengan kebutuhan mendesak ke penerbangan alternatif sambil menunggu hasil investigasi lengkap.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya