Berita

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono (kiri) saat bersilaturahmi dengan mantan Presiden Joko Widodo di Solo. (ANTARA/HO-Kementerian Pertanian)

Politik

Laporan Sudaryono ke Solo Bukti Pengaruh Jokowi Masih Kuat

SENIN, 11 MEI 2026 | 01:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Laporan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono soal perkembangan sektor pertanian nasional kepada mantan Presiden Joko Widodo saat bersilaturahmi di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 9 Mei 2026 menuai sorotan.

Menurut wartawan senior Hersubeno Arief, langkah yang dilakukan Sudaryono itu sangat aneh.

“Jujur saya sempet tertegun membaca laporan (berita Sudaryono). Pertama adalah kalimat melaporkan. Ini yang menurut saya aneh kok melaporkannya ke Solo bukan ke Presiden Prabowo,” kata Hersubeno dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Minggu, 10 Mei 2026.


Ia mengonfirmasi berita tersebut ke banyak media. Hasilnya, banyak yang menggunakan diksi ‘melapor’ dan memang telah disampaikan langsung oleh Sudaryono.

“Melapor ini adalah diksi seorang atasan kepada bawahan. Beda dengan menyampaikan kabar atau menyampaikan informasi,” jelasnya.   

Hersubeno lantas menegaskan hal itu menjadi bukti mantan Presiden Jokowi masih memiliki pengaruh yang kuat dalam pemerintahan Prabowo.
 
“Kedatangan wakil Menteri Pertanian Sudaryono, orang dekat Pak Prabowo dalam circle-nya Hambalang melaporkan hasil swasembada pangan kepada Pak Jokowi ini kan menambah tafsir politik ya bahwa Jokowi itu kalau masih punya pengaruh besar di pemerintahan Prabowo,” ungkapnya. 

Kendati demikian, Hersubeno menyebut bahwa Sudaryono telah memberikan klarifikasi soal pertemuannya dengan Jokowi sebagai suatu silaturahmi dan kesinambungan pemerintahan.

“Mas Dar (Sudaryono) ini nyatakan bahwa harus ada kesinambungan antara pemerintahan yang sering disebut oleh Pak Prabowo juga idealnya Kesinambungan dari pemerintahan Jokowi,” pungkasnya.

Sudaryono sebelumnya menilai pengalaman dan pandangan Jokowi masih penting sebagai bekal dalam menjalankan program-program pembangunan, khususnya di sektor pangan.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan kesinambungan pemerintahan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya