Berita

Minyakita di sebuah ritel (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

Tata Kelola Minyakita Amburadul Simbol Kegagalan Zulhas

SENIN, 11 MEI 2026 | 00:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gerakan Muda (Gema) Nasional mengecam keras kegagalan pemerintah, khususnya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam mengendalikan harga Minyakita yang terus melambung tinggi dan semakin menjauh dari jangkauan rakyat kecil.

Ketua Umum Gema Nasional, Eko Saputra, menegaskan bahwa lonjakan harga Minyakita bukan sekadar persoalan pasar, melainkan cerminan nyata buruknya tata kelola pangan nasional serta lemahnya kepemimpinan dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

“Minyakita lahir dengan janji menjadi solusi bagi rakyat kecil. Namun hari ini, program itu justru berubah menjadi simbol kegagalan pemerintah dalam melindungi rakyat dari tekanan ekonomi,” tegas Eko Saputra di Jakarta, Minggu, 10 Mei 2026.
 

 
“Jika Menko Pangan Zulkifli Hasan tidak mampu menjaga harga minyak goreng tetap stabil, maka tidak ada alasan untuk tetap dipertahankan,” tambahnya.
 
Eko menilai kondisi ini merupakan alarm keras bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

“Jangan sampai persoalan kebutuhan dasar rakyat dianggap remeh, karena ketidakmampuan mengendalikan harga bahan pokok adalah indikator utama lemahnya kehadiran negara,” imbuhnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya berencana menaikkan HET Minyakita. Di tengah pasokan yang masih seret, harga Minyakita di lapangan bahkan disebut sudah menembus di atas Rp20 ribu per liter, jauh dari HET yang ditetapkan Rp15.700 per liter.
 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya