Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) melibatkan bank BNI. (Foto: Dok. BNI)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) kembali menggelar sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan BNI terhadap Program 3 Juta Rumah yang tengah didorong pemerintah.
Hadir dalam kegiatan itu Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Plt Komisioner BP Tapera Wilson Lie Simatupang, serta SEVP Commercial & SME BNI Andy Yusdiman. Sosialisasi digelar di Lapangan Desa Kaliwlingi, Brebes, Sabtu, 9 Mei 2026.
Turut hadir pula asosiasi developer, kontraktor, pedagang bahan bangunan, hingga pelaku UMKM.
Total peserta mencapai sekitar 500 orang, terdiri dari 300 nasabah PNM dan 200 debitur KPP BNI yang berasal dari kalangan pengembang, kontraktor, pedagang bahan bangunan, hingga pelaku UMKM.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah BNI yang dinilai konsisten menghadirkan akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat.
Sementara itu, SEVP Commercial & SME BNI Andy Yusdiman menegaskan rumah merupakan kebutuhan dasar sekaligus fondasi kesejahteraan keluarga.
“BNI berkomitmen mendukung pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan agar masyarakat memiliki rumah layak, terjangkau, dan berkualitas. Hal tersebut juga sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati yang terus kami usung,” ujar Andy dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 10 Mei 2026.
Melalui sosialisasi tersebut, BNI ingin memperluas pemahaman masyarakat terkait akses pembiayaan perumahan sekaligus memperkuat ekosistem sektor perumahan yang melibatkan developer, kontraktor, toko bangunan, hingga pelaku UMKM.
Sebagai bentuk komitmen, BNI juga memperkuat layanan pembiayaan melalui inovasi digital wondr by BNI. Melalui layanan tersebut, nasabah dapat mengakses pembiayaan, membayar cicilan, hingga memantau kebutuhan keuangan secara cepat, aman, dan efisien.
Andy menambahkan, dukungan BNI terhadap sektor perumahan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas, pengembangan infrastruktur, hilirisasi, hingga pemerataan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Peran aktif BNI diharapkan dapat memperkuat kontribusi sektor perumahan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.
Tak hanya mendukung sisi
demand melalui pembiayaan masyarakat, BNI juga memperkuat sisi
supply dengan mendorong akses pembiayaan bagi developer, kontraktor, dan toko bangunan agar ekosistem perumahan nasional tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.