Berita

Kapal Perang Inggris HMS Dragon (Foto: Sky News)

Dunia

Inggris Kirim Kapal Perang HMS Dragon untuk Amankan Selat Hormuz

MINGGU, 10 MEI 2026 | 16:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Inggris resmi meningkatkan kesiagaan militernya di kawasan Timur Tengah dengan mengerahkan kapal penghancur HMS Dragon sebagai langkah awal menghadapi kemungkinan misi internasional untuk mengamankan Selat Hormuz.

Kementerian Pertahanan Inggris menjelaskan bahwa pengerahan HMS Dragon merupakan bagian dari persiapan strategis bersama Prancis dalam membangun koalisi multinasional guna menjamin keamanan navigasi di perairan tersebut ketika situasi memungkinkan.

“Penempatan awal HMS Dragon merupakan bagian dari perencanaan yang cermat yang akan memastikan bahwa Inggris siap, sebagai bagian dari koalisi multinasional yang dipimpin bersama oleh Inggris dan Prancis," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris, seperti dikutip dari AFP, Minggu, 10 Mei 2026.


Inggris dan Prancis sebelumnya telah mematangkan rencana operasi gabungan untuk memulihkan arus perdagangan melalui Selat Hormuz, yang sebelum perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari lalu menjadi jalur bagi hampir seperlima distribusi minyak dunia. 

Namun dalam beberapa bulan terakhir, penutupan besar-besaran oleh Iran serta blokade balasan Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran membuat pasar global terguncang dan harga minyak melonjak tajam.

Dalam pertemuan pertahanan di London pada April lalu yang dihadiri lebih dari 44 negara, para perencana militer membahas teknis pembentukan misi pengamanan internasional. 

Sekitar 40 negara disebut telah menyatakan dukungan terhadap operasi yang dipimpin London dan Paris tersebut, termasuk agenda pengawalan kapal komersial serta pembersihan ranjau laut.

Ketegangan terbaru pecah setelah jet tempur AS menyerang dua kapal tanker berbendera Iran yang dituduh menantang blokade Washington, memicu serangan balasan Teheran. 

Di tengah memanasnya konfrontasi itu, pengerahan HMS Dragon menunjukkan bahwa Inggris tengah bersiap memainkan peran sentral dalam perebutan kendali atas salah satu jalur maritim paling strategis di dunia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya