Berita

Posko Operasi Modifikasi Cuaca BMKG dan BNPB, di Pangkalan TNI AU Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Sumatera Selatan. (Foto: Humas BMKG)

Politik

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

MINGGU, 10 MEI 2026 | 10:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dilakukan pengendalian oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menjelaskan, langkah preventif yang proaktif dilakukan pihaknya dengan berkolaborasi bersama BNPB, seiring prediksi masuknya musim kemarau dan pengaruh anomali iklim tahun 2026.

"Musim Kemarau dan El Nino itu dua fenomena yang terpisah. Yang kita khawatirkan adalah ketika musim kemarau, fase El Nino-nya sedang aktif," ujar dia dalam keterangannya, Minggu, 10 Mei 2026. 


Berdasarkan pengalaman yang terjadi pada tahun 2015, 2019, 2023, serta prediksi mulai awal tahun 2026 ini, BMKG terus memantau agar prediksi ke depannya lebih akurat, sembari mengupayakan operasi modifikasi cuaca (OMC) bersama BNPB.

"BMKG akan terus memonitor, memprediksi, mendiseminasikan data, dan berkolaborasi dalam pelaksanaan OMC. Saat ini sinergi antarlembaga berjalan sangat baik dalam upaya penanganan karhutla,” urai Faisal.

Menurutnya, secara umum wilayah Sumsel membutuhkan perhatian ekstra karena menghadapi musim kemarau yang cenderung di bawah normal atau lebih kering tahun ini.

"BMKG memperkirakan puncak musim kemarau di wilayah tersebut akan terjadi pada Agustus 2026 mendatang," sambungnya memaparkan.

Dalam pelaksanaan OMC, tambah Faisal, BMKG memanfaatkan data real-time tinggi muka air tanah di lahan gambut, dan langsung menyiapkan tindakan terukur untuk mencegah terjadinya Karhutla di Sumsel.

"Jika air tanah menurun pada posisi tertentu, tim Kedeputian Modifikasi Cuaca segera menyemai awan agar lahan tetap lembap dan tidak mudah terbakar," tambahnya.

Ditambahkan Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa pihaknya memusatkan kegiatan OMC di Posko Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang mulai 5 hingga 14 Mei 2026. 

"Hingga Jumat (8/5), tim gabungan telah menuntaskan 5 sorti penerbangan penyemaian awan dengan total waktu terbang selama 9 jam 45 menit," katanya.

Dalam operasi tersebut, kata Seto, tim menghabiskan total 5.000 kilogram bahan semai Natrium Klorida (NaCl). Sementara itu, BNPB menanggung seluruh biaya operasi ini. 

"Pelaksanaan OMC ini menunjukkan kerja sama solid antara BNPB, BMKG, dan Pangkalan TNI AU (Lanud) Sri Mulyono Herlambang, dengan dukungan PT Makson Sukses Pratama sebagai operator," paparnya.

“Dalam eksekusi OMC di lapangan, kolaborasi antarlini berbasis data sangat dikedepankan agar penyemaian awan tepat sasaran, terutama untuk menjaga kondisi lahan gambut,” demikian Seto menambahkan.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya