Berita

Presiden Prabowo Subianto di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu, 9 Mei 2026 (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Janji Bagikan 1.582 Kapal Ikan untuk Nelayan

MINGGU, 10 MEI 2026 | 09:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor perikanan nasional melalui program besar pembangunan dan distribusi 1.582 kapal ikan bagi nelayan di seluruh Indonesia mulai tahun ini. 

Langkah tersebut digulirkan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memastikan kekayaan laut nasional dikelola sepenuhnya oleh rakyat Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu, 9 Mei 2026, di hadapan warga dan para nelayan. 


Dengan nada optimistis, kepala negara menegaskan pemerintah akan hadir langsung membantu nelayan lewat penyediaan armada tangkap yang lebih memadai.

“Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu,” ujar Prabowo di hadapan warga dan nelayan.

Distribusi kapal tersebut akan dijalankan melalui skema koperasi nelayan agar pengelolaannya lebih terstruktur dan memberi dampak ekonomi kolektif. 

Pemerintah akan mengatur pola penerimaan, termasuk jumlah anggota dalam setiap koperasi, sehingga bantuan dapat menjangkau lebih banyak keluarga nelayan dari berbagai lapisan.

“Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi. Nanti akan diatur apakah 30 nelayan satu koperasi. Nanti kita beri kapal. Kapal ada yang (ukuran) kecil, ada yang menengah, dan ada kapal-kapal besar. Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita. Kita ingin rakyat kita yang mengambil," tegasnya.

Tak hanya fokus pada armada tangkap, Prabowo juga menargetkan pembangunan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih sepanjang tahun ini sebagai fondasi penguatan desa-desa pesisir.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah awal dari pekerjaan besar membangun sekitar 12 ribu desa nelayan di seluruh Indonesia agar lebih modern, produktif, dan sejahtera.

“Kita seluruh Indonesia punya 12 ribu desa nelayan. Ini pekerjaan besar, tapi kita bangsa yang berani. Saya sering diejek, Prabowo ini, Prabowo itu. Tapi saya tidak ragu-ragu. Untuk rakyat kita tidak ragu-ragu,” pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya