Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
Sebanyak 10 anggota Partai Republik ikut bergabung dengan Partai Demokrat dalam voting pemakzulan yang menghasilkan suara 232 berbanding 197. Dengan keputusan itu, Trump menjadi presiden pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang dimakzulkan sebanyak dua kali.
Menanggapi peristiwa tersebut, pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, pemakzulan Trump bukan sekadar persoalan hukum atau etika politik semata, melainkan mencerminkan perang besar antar-elite di tubuh Amerika Serikat.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15
UPDATE
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01
Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27
Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06
Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03
Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32
Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14