Berita

Menteri Luar Negeri Sugiono. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

SABTU, 09 MEI 2026 | 13:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) sepakat memperkuat kerja sama di sektor pangan dan energi sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dunia.

Komitmen tersebut menjadi salah satu hasil penting dalam KTT ASEAN ke-48 yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Cebu.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan situasi geopolitik global, terutama konflik di Timur Tengah, menjadi perhatian utama para pemimpin ASEAN karena dampaknya dirasakan langsung oleh negara-negara di kawasan.


“Intinya adalah respons bersama ASEAN dalam menyikapi situasi yang terjadi di Timur Tengah yang memberikan efek langsung terhadap kehidupan negara-negara di kawasan, khususnya di sektor ekonomi, terutama ketersediaan pangan dan energi,” ujar Sugiono, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menurutnya, muncul kesadaran bersama di antara negara anggota ASEAN untuk memperkuat ketahanan kawasan agar lebih siap menghadapi gejolak global.

“Ada kesadaran bersama bahwa dengan situasi saat ini perlu inisiatif bersama untuk menjadikan ASEAN sebagai kawasan yang resilient, khususnya di bidang energi dan pangan,” katanya.

Sugiono menilai langkah tersebut sejalan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo yang sejak awal menempatkan ketahanan energi dan pangan sebagai agenda utama nasional.

“Ketahanan energi dan ketahanan pangan merupakan hal mendasar yang harus dipenuhi oleh sebuah negara, termasuk Indonesia,” lanjutnya.

Selain membahas penguatan kerja sama regional, KTT ASEAN juga menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret di sektor pangan dan energi. Salah satunya melalui ASEAN Petroleum Security Agreement serta penguatan peran APTERR sebagai cadangan beras darurat kawasan.

Sugiono menegaskan, konflik yang terjadi di belahan dunia lain kini dapat dengan cepat memengaruhi kehidupan masyarakat di Asia Tenggara.

“Kita menyadari bahwa perang yang terjadi di kawasan yang jauh dari kita dapat langsung berdampak pada kehidupan masyarakat di kawasan ASEAN,” tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya