Berita

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube RTE News)

Dunia

Kepala WHO Kawal Evakuasi Kapal Pesiar MV Hondius di Spanyol

SABTU, 09 MEI 2026 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, dijadwalkan tiba di Pulau Tenerife, Spanyol, pada Sabtu 9 Mei 2026, waktu setempat, untuk membantu koordinasi evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terpapar hantavirus.

Tiga korban meninggal terdiri dari pasangan suami istri asal Belanda dan seorang perempuan asal Jerman. Selain itu, beberapa penumpang lain dilaporkan jatuh sakit. Virus yang ditemukan adalah strain Andes, satu-satunya jenis hantavirus yang diketahui dapat menular dari manusia ke manusia.

Kapal pesiar berbendera Belanda itu membawa sekitar 150 orang dan diperkirakan tiba di lepas pantai Tenerife, Kepulauan Canary, pada Minggu. Setelah proses evakuasi, para penumpang akan dipulangkan ke negara masing-masing menggunakan penerbangan khusus.


Menurut sumber Kementerian Dalam Negeri Spanyol, Tedros akan mendampingi menteri kesehatan dan menteri dalam negeri Spanyol di pusat komando darurat untuk memastikan koordinasi pengawasan kesehatan dan penerapan protokol penanganan wabah berjalan lancar.

WHO menegaskan risiko penularan ke masyarakat umum masih sangat rendah. Juru bicara WHO, Christian Lindmeier, mengatakan virus tersebut memang berbahaya bagi orang yang terinfeksi, namun tidak mudah menyebar antarmanusia.

“Virus ini tidak terlalu menular sehingga mudah berpindah dari orang ke orang,” kata Christian Lindmeier, dikutip dari AFP.

WHO menyebut hingga kini terdapat enam kasus positif dari delapan kasus yang dicurigai. Tidak ada tambahan kasus baru yang ditemukan di kapal tersebut.
Sebelumnya sempat muncul kekhawatiran setelah seorang pramugari maskapai Belanda KLM yang melakukan kontak dengan penumpang terinfeksi mengalami gejala ringan. Namun hasil tes menunjukkan ia negatif hantavirus.

Penumpang yang diduga menjadi sumber penularan adalah istri dari korban pertama yang meninggal. Ia sempat berada di pesawat dari Johannesburg menuju Belanda pada 25 April, tetapi dikeluarkan sebelum pesawat lepas landas. Perempuan itu meninggal sehari kemudian di rumah sakit Johannesburg.

Pemerintah Spanyol juga sedang memeriksa seorang perempuan di wilayah timur negara itu yang mengalami gejala setelah berada dalam penerbangan yang sama. Ia kini menjalani isolasi di rumah sakit.

MV Hondius sendiri berlayar dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April untuk perjalanan melintasi Samudra Atlantik menuju Tanjung Verde. Tiga kasus suspek sebelumnya telah dievakuasi dari Tanjung Verde ke Belanda, termasuk dua kru kapal yang kemudian dinyatakan positif.

Saat ini dua tenaga kesehatan asal Belanda berada di atas kapal, termasuk pakar dari European Centres for Disease Control dan perwakilan WHO untuk melakukan penilaian risiko.

Seorang YouTuber yang ikut dalam pelayaran, Kasem Ibn Hattuta, mengatakan para penumpang merasa lebih tenang setelah dokter naik ke kapal.

“Semua orang tetap tenang dan mencoba menghadapi situasi ini dengan santai,” ujarnya.

Menurutnya, para penumpang kini memakai masker di area dalam kapal dan menjaga jarak satu sama lain.

Pemerintah Spanyol memastikan MV Hondius tidak akan merapat langsung ke pelabuhan Tenerife. Kapal hanya akan berlabuh di lepas pantai, sementara penumpang dipindahkan menggunakan kapal kecil sebelum dibawa dengan bus menuju bandara.

Proses evakuasi harus selesai antara Minggu hingga Senin karena cuaca buruk diperkirakan datang setelah itu. Kedatangan kapal juga memicu aksi protes sejumlah pekerja pelabuhan di Tenerife yang khawatir terhadap risiko kesehatan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya