Berita

Video yang dirilis CENTCOM terkait penembakan kapal tanker Iran oleh militer AS (Tangkapan layar RMOL dari akun X @FoxNews)

Dunia

AS Tembak 2 Kapal Tanker Iran di Teluk Oman

SABTU, 09 MEI 2026 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menembak dua kapal tanker minyak berbendera Iran di Teluk Oman pada Jumat, 8 Mei 2026, waktu setempat. 

Menurut pihak militer AS, kedua kapal itu diduga mencoba menerobos blokade laut yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut operasi tersebut dilakukan menggunakan jet tempur yang menembakkan amunisi presisi ke bagian cerobong kapal hingga membuat kedua tanker “lumpuh” dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Video serangan juga dirilis ke publik oleh CENTCOM.


Insiden ini menjadi eskalasi terbaru dalam konflik yang terus memanas antara AS dan Iran, meski sebelumnya kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata sementara yang kini dinilai semakin rapuh.

Sehari sebelumnya, AS dan Iran juga dilaporkan saling serang di kawasan Selat Hormuz. Namun, kedua pihak sama-sama menuduh lawannya sebagai pihak yang lebih dulu melepaskan tembakan.

Presiden AS Donald Trump mencoba meremehkan bentrokan tersebut. Dalam wawancara dengan ABC News, Trump menyebut serangan itu sebagai “sekadar sentuhan kasih sayang.” 

Meski begitu, ia kembali memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi serangan lanjutan jika tidak menyetujui kesepakatan nuklir dengan Washington.

Di tengah situasi yang terus memanas, jalur diplomasi ternyata masih terbuka. Pemerintah Iran dikabarkan sedang meninjau proposal dari AS untuk mengakhiri perang sekaligus membuka kembali pembicaraan mengenai program nuklir Iran.

“Kita akan lihat bagaimana tanggapannya. Harapannya adalah tanggapan itu dapat membawa kita ke dalam proses negosiasi yang serius,” kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kepada wartawan di Roma setelah kunjungannya bertemu Paus Leo XIV, dikutip dari Reuters, Sabtu 9 Mei 2026.

Rubio mengatakan Washington berharap Iran segera memberikan jawaban atas proposal tersebut pada hari yang sama. Meski bentrokan militer masih terjadi, AS mengklaim jalur negosiasi tetap menjadi prioritas untuk meredakan konflik yang semakin mengancam stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya