Berita

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr. beserta Ibu Marie Louise Cacho Araneta Marcos di Mactan Expo, Cebu, Jumat, 8 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Hadiri Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Disambut Hangat Marcos Jr.

JUMAT, 08 MEI 2026 | 10:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Upacara Pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang digelar di Cebu, Jumat, 8 Mei 2026. 

Kehadiran Prabowo di forum kawasan Asia Tenggara itu disambut hangat oleh Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr. beserta Ibu Marie Louise Cacho Araneta Marcos di Mactan Expo.

Tiba sekitar pukul 09.04 waktu setempat, Prabowo langsung menuju foyer lokasi acara dan berjabat tangan dengan Marcos Jr. 


Suasana akrab tampak mewarnai pertemuan kedua pemimpin negara tersebut, mencerminkan hubungan baik Indonesia dan Filipina yang terus terjaga di tengah dinamika kawasan.

Usai penyambutan, Prabowo bersama Marcos Jr. dan Ibu Marie Louise Marcos mengabadikan momen lewat sesi foto bersama sebelum menuju ruang tunggu para kepala negara dan pemerintahan ASEAN yang hadir dalam konferensi tingkat tinggi tersebut.

Selanjutnya, Prabowo bersama para pemimpin ASEAN lainnya memasuki Hall 2 dan 3 untuk mengikuti upacara pembukaan KTT ke-48 ASEAN yang tahun ini menyoroti pentingnya solidaritas kawasan menghadapi tantangan global yang terus berkembang.

Dalam pidato pembukaan, Marcos Jr. menekankan pentingnya menjaga dialog dan kerja sama di antara negara-negara anggota ASEAN. Menurutnya, kebersamaan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas kawasan.

"Kehadiran Anda di sini mencerminkan tidak hanya urgensi dan pentingnya acara ini, tetapi juga komitmen bersama kita terhadap nilai-nilai abadi yang terus mengikat kawasan kita, yaitu dialog, kerja sama, dan saling menghormati," ujarnya.

Presiden Filipina itu juga mengingatkan bahwa berbagai tantangan global seharusnya menjadi momentum memperkuat persatuan ASEAN, bukan sebaliknya. 

"Jika ada satu pelajaran yang telah dipetik ASEAN selama beberapa dekade, itu adalah bahwa masa-masa sulit tidak memecah belah kita," ucap Presiden Marcos Jr. 

Upacara pembukaan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama para pemimpin ASEAN yang bergandengan tangan sebagai simbol solidaritas dan persatuan kawasan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya