Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

JUMAT, 08 MEI 2026 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada Jumat, 8 Mei 2026, dipicu meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran setelah kedua negara terlibat baku tembak di Selat Hormuz. 

Dikutip dari CNBC International, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,33 persen ke 8.760,10. Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,72 persen, sementara Nikkei 225 Jepang turun 0,30 persen setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi.

Di Korea Selatan, saham-saham unggulan mengalami tekanan cukup besar sehingga Kospi sempat turun lebih dalam hingga 1,88 persen. Sementara itu, indeks Kosdaq yang berisi saham berkapitalisasi kecil justru naik 0,56 persen.


Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong juga menunjukkan pelemahan. Futures Hang Seng berada di level 26.285, lebih rendah dibanding penutupan sebelumnya di 26.626,28.

Meski ketegangan meningkat, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa gencatan senjata masih berlaku. Dalam pernyataannya kepada ABC News, Trump menyebut insiden tersebut “hanyalah sentuhan kasih sayang.” 

Namun, dalam unggahan di Truth Social, ia mengklaim pasukan AS telah “menghancurkan” pihak Iran yang terlibat dalam bentrokan, termasuk kapal kecil dan drone.

Trump juga kembali memperingatkan Iran agar segera menyetujui kesepakatan nuklir baru. “Jika mereka tidak segera menandatangani kesepakatan itu, kami akan menghajar mereka lebih keras dan lebih brutal lagi,” tulisnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya