Presiden Prabowo Subianto menerima 10 buku dari Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menerima 10 buku dari Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Pengamat intelijen dan geopolitik Amir menilai, langkah ini menunjukkan adanya keinginan untuk menciptakan keseimbangan baru antara dua kekuatan utama negara: militer dan kepolisian.
“Kalau TNI sudah lama dibatasi, sementara Polri relatif bebas, maka terjadi ketimpangan pengaruh. Ini yang sekarang coba diseimbangkan,” kata Amir, dikutip Jumat 8 Mei 2026.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10
UPDATE
Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05