Presiden Prabowo Subianto menerima 10 buku dari Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menerima 10 buku dari Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Pengamat intelijen dan geopolitik Amir menilai, langkah ini menunjukkan adanya keinginan untuk menciptakan keseimbangan baru antara dua kekuatan utama negara: militer dan kepolisian.
“Kalau TNI sudah lama dibatasi, sementara Polri relatif bebas, maka terjadi ketimpangan pengaruh. Ini yang sekarang coba diseimbangkan,” kata Amir, dikutip Jumat 8 Mei 2026.
Populer
Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41
Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50
Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10
Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02
UPDATE
Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16
Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08
Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38
Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23
Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01
Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39
Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19
Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01
Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35
Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15