Berita

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

KAMIS, 07 MEI 2026 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI menggandeng Indonesia New Media Forum sebagai mitra strategis dalam memperluas komunikasi publik pemerintah di era digital.

Forum ini menjadi wadah berhimpunnya para pelaku “homeless media”, yakni entitas penyebar informasi yang lahir dan tumbuh langsung di platform digital seperti Instagram, TikTok, dan X, tanpa bergantung pada situs web atau aplikasi mandiri layaknya media arus utama.

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk adaptasi pemerintah terhadap realitas baru dunia komunikasi publik yang kini semakin terkoneksi dengan media sosial.


“Kehadiran teman-teman new media ini mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya. Tidak hanya melalui media konvensional, tapi juga melalui kanal-kanal digital yang pada hari ini telah menjadi realitas komunikasi kita,” ujar Qodari dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

Jika disimak, pemerintah mulai membaca perubahan besar lanskap media digital. Di samping dominasi media konvensional, kekuatan penyebaran informasi kini bergerak cepat melalui platform-platform berbasis media sosial yang dekat dengan generasi muda dan memiliki jangkauan masif.

Menurut Qodari, fenomena new media tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Meski banyak dioperasikan oleh tim kecil tanpa struktur redaksi konvensional, platform-platform tersebut mampu membangun keterlibatan publik yang sangat tinggi melalui konten cepat, ringan, dan mudah viral.

Sejumlah platform yang tergabung dalam Indonesia New Media Forum antara lain Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusikgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feeds, GNFI, Kok Bisa, CXO Media, hingga Nalar TV. Selain itu, terdapat pula platform kreatif lain seperti Bapak2id, Ngomongin Uang, Good Stats, NKTSHI, Pandemic Talks, dan Proud Project.

“New media ini sudah punya pengikut yang cukup besar, mungkin bisa sampai 100 juta dengan views yang bisa mencapai 4 sampai 5 miliar per bulan,” katanya.

Namun, langkah Bakom RI menggandeng ekosistem new media tersebut juga memicu pro dan kontra di media sosial. Sejumlah warganet menilai kolaborasi itu berpotensi memperluas distribusi informasi pemerintah secara lebih efektif di era digital. 

Di sisi lain, muncul kekhawatiran soal independensi konten, standar verifikasi informasi, hingga potensi media digital menjadi terlalu dekat dengan narasi kekuasaan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya