Berita

Ilustrasi Sepatu (Gemini Generated Image)

Nusantara

Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700.000 per Pasang Viral di Media Sosial, Segini Harga Aslinya

RABU, 06 MEI 2026 | 19:06 WIB | OLEH: TIFANI

Media sosial tengah diramaikan dengan kabar mengenai rencana pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat (SR) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Sepatu dengan estimasi harga Rp 700.000 per pasang ramai diperbincangkan warganet di Instagram.

Sejumlah pengguna menyoroti total anggaran yang mencapai sekitar Rp 27 miliar untuk 39.345 pasang sepatu. Banyak warganet menilai harga tersebut tidak wajar karena jauh di atas kisaran harga pasar.

"Sestimasi harga sekitar Rp 700 ribu per pasang, jauh di atas harga pasar Rp 100–300 ribu," tulis pemilik akun @nowd***, Senin (4/5/2025).


"Publik mempertanyakan transparansi dan spesifikasi produk,” tulis salah satu pengguna Instagram lainnya.

Sorotan juga mengarah pada brand sepatu lokal Stradenine. Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Stradenine menegaskan tidak terlibat dalam proyek pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat di bawah Kemensos.

Klarifikasi ini muncul di tengah beredarnya informasi yang menyebut harga sepatu mereka mencapai Rp 700.000 per pasang, padahal produk yang dimaksud disebut hanya dibanderol sekitar Rp 179.000. 

Mensos Klarifikasi Sepatu Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan klarifikasi terkait polemik pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat. Mensos menegaskan bahwa foto yang beredar luas bukanlah bagian dari pengadaan kementeriannya.

Mengutip laman Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI pada Rabu (6/5/2026), Mensos menjelaskan bahwa foto dirinya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan sepatu adalah kegiatan di Malang, Jawa Timur. Menurut Gus Ipul, foto yang viral tersebut menunjukkan dirinya sedang bersama Khofifah menyerahkan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat di Malang. 

Ia menegaskan bahwa sepatu itu adalah pemberian Gubernur Jawa Timur untuk siswa di wilayah tersebut, dan merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan dari Kementerian Sosial. Gus Ipul menjelaskan bahwa seluruh proses pengadaan barang untuk program Sekolah Rakyat dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka. 

Penentuan anggaran tersebut telah melalui proses bertahap yang melibatkan pembahasan bersama DPR RI. Beberapa poin utama yang menjadi pertimbangan dalam pengadaan ini antara lain jumlah siswa, kebutuhan spesifik di setiap sekolah, kualitas bahan, serta kepatuhan terhadap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Gus Ipul membeberkan data realisasi lelang yang menunjukkan bahwa harga akhir berada di bawah pagu anggaran yang ditetapkan. Setiap siswa Sekolah Rakyat nantinya mendapatkan empat pasang sepatu yang terdiri dari sepatu harian, olahraga, Pakaian Dinas Harian (PDH), dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL).

Berdasarkan data yang disampaikan, sepatu PDL siswa memiliki pagu Rp700.000 dengan harga realisasi lelang sebesar Rp640.000. Sementara untuk sepatu harian jenjang SMP dan SMA, harga realisasi senilai Rp300.000 dari pagu Rp500.000. Adapun untuk jenjang SD, harga realisasinya sebesar Rp250.000.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya