Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Pasar Kripto Positif, Bitcoin Tembus Level 81.500 Dolar AS

RABU, 06 MEI 2026 | 13:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin naik sekitar 0,90 persen dalam 24 jam, dan berada di sekitar level 81.500 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap pada Rabu, 26 Mei 2026.

Kenaikan ini sejalan dengan sentimen positif global, di mana aset berisiko ikut terdorong oleh membaiknya kondisi makro.

Salah satu pendorong utama kenaikan adalah masuknya dana institusional melalui ETF Bitcoin spot di AS. Dalam tiga hari terakhir, ETF mencatat arus masuk bersih, termasuk tambahan sekitar 532 juta Dolar AS pada 4 Mei. Ini menunjukkan kepercayaan investor besar mulai pulih setelah sempat terjadi arus keluar sebelumnya.


Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik, khususnya antara AS dan Iran, turut memperbaiki sentimen pasar. Kondisi ini mendorong investor kembali berani mengambil risiko (risk-on), yang berdampak positif pada aset seperti Bitcoin.

Dari sisi teknikal, lonjakan harga juga dipicu oleh fenomena short squeeze. Saat Bitcoin menembus 80.000 Dolar AS, banyak posisi short terlikuidasi -- mencapai sekitar 111 juta Dolar AS dalam sehari -- sehingga mempercepat kenaikan harga.

Ke depan, pergerakan Bitcoin akan sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan di atas level 80.000 Dolar AS. 

Jika mampu menembus resistance di kisaran 83.400 Dolar AS (SMA 200 hari), harga berpotensi melanjutkan kenaikan ke sekitar 89.000 Dolar AS. Sebaliknya, jika gagal, harga bisa kembali terkoreksi ke area 78.000-76.000 Dolar AS.

Secara umum, tren masih mengarah naik, ditopang oleh masuknya dana besar dan kondisi global yang lebih kondusif. Meski begitu, pergerakan berikutnya tetap bergantung pada respons pasar terhadap data ekonomi AS yang akan segera dirilis.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya