Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mengenal Hantavirus, Virus Tikus Mematikan yang Bikin Geger Kapal Mewah MV Hondius

SELASA, 05 MEI 2026 | 07:34 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Pelayaran mewah melintasi Samudra Atlantik mendadak berubah menjadi mimpi buruk yang mematikan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja melaporkan adanya dugaan wabah di atas kapal pesiar MV Hondius.

Infeksi mematikan yang dibawa oleh hewan pengerat ini dilaporkan telah merenggut nyawa tiga orang penumpang di tengah pelayaran dari Argentina menuju Tanjung Verde.

Saat ini, otoritas kesehatan internasional tengah bersiaga penuh memantau kapal tersebut, dengan satu kasus positif telah dikonfirmasi dan lima kasus lainnya masih dalam tahap penyelidikan laboratorium yang mendalam.  


Lantas, apa sebenarnya ancaman tak kasatmata yang sedang dihadapi para penumpang? Ancaman tersebut bernama hantavirus, sebuah virus yang dibawa oleh tikus dan hewan pengerat lainnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, manusia dapat terinfeksi hanya dengan menghirup partikel udara yang tercemar oleh kotoran tikus yang mengering, urine, maupun air liur hewan yang terinfeksi.

Begitu masuk ke dalam tubuh manusia, virus ini memicu dua komplikasi penyakit yang sangat serius.

Pertama, Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang secara ganas menyerang organ paru-paru. Gejala awalnya berupa demam, kelelahan, dan nyeri otot, tetapi begitu gangguan pernapasan berkembang, tingkat kematiannya bisa meroket mencapai sekitar 38 persen.

Ancaman kedua adalah Demam Berdarah dengan Sindrom Ginjal (HFRS). Komplikasi ini tidak kalah mengerikan karena menyerang fungsi ginjal, memicu tekanan darah rendah, pendarahan internal, hingga berujung pada gagal ginjal akut.  

Yang membuat situasi semakin genting, hingga detik ini dunia medis belum menemukan vaksin maupun pengobatan spesifik untuk membasmi hantavirus.

Penanganan medis hanya sebatas perawatan suportif untuk meredakan gejala, seperti terapi oksigen, ventilasi mekanis, hingga cuci darah (dialisis). Pasien dengan gejala berat sering kali harus dilarikan ke unit perawatan intensif (ICU).

Di seluruh dunia sendiri, setidaknya terdapat sekitar 150.000 kasus HFRS setiap tahunnya, yang mayoritasnya terjadi di wilayah Eropa dan Asia, terutama China.

Tragedi di MV Hondius ini menjadi peringatan keras bagi publik global mengenai bahaya laten hewan pengerat. 

Sebelumnya, dunia juga dikejutkan oleh kematian Betsy Arakawa, istri aktor pemenang Oscar Gene Hackman, pada Februari 2025 akibat penyakit pernapasan yang dipicu hantavirus.

Ia terinfeksi setelah ditemukan sarang tikus di bangunan luar rumahnya. Oleh karena itu, memutus kontak dengan tikus di lingkungan sekitar tetap menjadi langkah pencegahan yang paling efektif dan mutlak dilakukan saat ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya