Berita

Mochammad Radit Wibawa bersama ayahnya. (Foto: Tangkapan layar media sosial)

Nusantara

Harapan Pengemudi Ojol Disabilitas, Ingin Anak Lulus Mengabdi jadi Polisi

SENIN, 04 MEI 2026 | 22:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Harapan seorang pengemudi ojek online (Ojol) penyandang disabilitas akan lolosnya sang anak dalam proses pendaftaran Bintara di Polda Jawa Barat, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, ojol yang mengaku bernama Riswan tersebut menyampaikan harapannya agar sang anak Mochammad Radit Wibawa bisa lolos tes masuk polisi.  

“Saya sangat berharap semoga anak saya bisa lolos dan bisa mengabdi untuk bangsa dan negara juga menjadi kebanggaan keluarga,” ucap Riswan dikutip Senin 4 Mei 2026.


Riswan menyampaikan harapan tersebut kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia berharap agar Kapolri bisa juga menerima keinginan rakyat kecil seperti anaknya untuk mengabdi di institusi Bhayangkara. 

“Semoga harapan saya bisa terwujud,” tutur dia. 

Kisah Moch Radit Wibawa menjadi perhatian publik. Bahkan tak sedikit dan mendoakan agar harapan itu tercapai.

Salah satunya, Koalisi Keadilan yang berharap agar proses seleksi berjalan secara jujur, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. 

Koordinator Koalisi Keadilan Fuad Adnan menyebut upaya Moch Radit Wibawa kini menjadi simbol perjuangan dan harapan. 

"Di balik keterbatasan yang dimilikinya, Radit menyimpan tekad besar untuk mengubah masa depan dengan menjadi anggota Polri," ujar Adnan kepada wartawan.

Bagi Koalisi Keadilan, kata Adnan, di tengah tuntutan reformasi Polri yang masih terus digaungkan, perjuangan Radit ini bisa menjadi harapan besar untuk mendorong perbaikan pada rekrutmen anggota Polri. 

“Kisah Radit Wibawa Anak Ojol Difabel ini jadi harapan dan sekaligus ujian bagi Polri. Apakah reformasi Polri memberi keberpihakan kepada rakyat kecil untuk ikut berkontribusi dalam membangun institusi Kepolisian," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya