Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Pondok Pesantren Al Firdaus, Candipuro, Lampung Selatan. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Koperasi Ponpes Didorong Masuk ke Sektor Produksi dan Distribusi

SENIN, 04 MEI 2026 | 20:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Pondok Pesantren Al Firdaus, Candipuro, Lampung Selatan, Senin, 4 Mei 2026. Dalam kunjungannya, Wamenkop mensosialisasikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Farida menjelaskan, selain terus gencar mengawal Kopdes Merah Putih, Kemenkop juga tetap mengawal dan melayani koperasi yang sudah sejak lama berdiri. 

“Bapak Presiden ingin semua wilayah, baik di pedesaan maupun kabupaten menjaga ketahanan pangannya. Sehingga di Kemenkop punya konsentrasi khusus. Sekarang kita mendorong agar koperasi harus masuk ke sektor-sektor produksi, Industri, dan distribusi,” ujar Farida.


Wamenkop menyebut kehadirannya ke Lampung adalah bentuk dukungan kepada koperasi produsen, khususnya terkait dengan agro. 

“Lampung Timur ini adalah pusatnya tanaman coklat. Jadi yang harus diperkuat adalah akses modal, akses pasar, dan kualitas SDM-nya,” ujarnya.

Selain itu, Farida juga menjelaskan terkait update dari program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

“Ini adalah ekosistem punya koperasi warga desa/kelurahan. Terkait akses pasar harusnya tidak menjadi kendala. Semua outlet-outlet atau gerai yang ada di Lampung Timur juga tidak ada kendala,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lampung Evie Fatmawaty menambahkan, Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Lampung ada 2.650 titik. Bahkan, yang sudah selesai minggu kemarin ada 174 titik. 

“Mungkin hari ini sudah bertambah, khusus Lampung Timur, KDKMP-nya ada 564 titik, sebayak 264 titik yang sudah proses pembangunan. Sehingga di Provinsi Lampung sangat antusiasme menyambut didirikannya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” paparnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya