Berita

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mendorong program Green Policing diterapkan secara nasional. (Foto: Dok. Polda Riau)

Politik

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

SENIN, 04 MEI 2026 | 16:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat melakukan kunjungan kerja perdana ke Mapolda Riau, Pekanbaru sejak dilantik. Kunjungan ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan lingkungan hidup, dengan Riau sebagai salah satu wilayah strategis.

Dalam kunjungan tersebut, Jumhur didampingi Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan dan Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung. Keduanya dikenal aktif mendorong penguatan etika lingkungan, solidaritas sosial, dan kesadaran ekologis di ruang publik.

Rangkaian kegiatan di Mapolda Riau berlangsung khidmat. Dimulai dari penyambutan adat, penayangan program Green Policing dan Waste to Energy (WTE), hingga paparan terkait penegakan hukum lingkungan dan inovasi kelembagaan yang dikembangkan Polda Riau.


Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan menegaskan, persoalan lingkungan di Riau tidak bisa dilihat secara parsial. Menurutnya, isu tersebut berkaitan erat dengan aspek keamanan, ekonomi, hingga keadilan sosial.

“Melalui pendekatan Green Policing, kami tidak hanya menekankan penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif melalui perubahan pola pikir, perilaku, dan budaya organisasi,” ujar Herry dalam keterangannya, Senin, 4 Mei 2026.

Kegiatan juga diisi dengan penampilan seni bertema lingkungan, pemutaran video pengungkapan kasus, serta paparan teknis implementasi Green Policing dan WTE oleh jajaran Polda Riau. Momentum ini turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Buruh melalui pemotongan tumpeng bersama perwakilan serikat pekerja.

Dalam kesempatan itu, Jumhur menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah progresif Polda Riau. Ia bahkan mengaku pendekatan Green Policing melampaui ekspektasinya.

“Saya mendengarkan seluruh paparan, dan saya merasa tidak ada lagi yang perlu saya pidatokan di sini. Apa yang terjadi hari ini akan saya adopsi,” ujar Menteri LH.

Ia menilai konsep Green Policing layak direplikasi secara nasional. “Ini sangat bagus. Kalau terjadi di mana-mana, di setiap institusi, saya rasa tidak perlu lagi Kementerian Lingkungan Hidup. Ini luar biasa,” tegasnya.

Jumhur juga berkomitmen mendorong implementasi konsep tersebut di berbagai daerah.

“Saya akan memastikan bersama jajaran kementerian, apa yang dikerjakan hari ini bisa benar-benar terjadi di seluruh daerah,” katanya.

Terkait isu pertambangan, Jumhur menyoroti pentingnya membedakan pelaku lapangan dengan aktor utama dalam rantai ekonomi ilegal.

“Penambang belum tentu jahat, karena banyak dari mereka masyarakat lokal. Yang biasanya jahat itu penampungnya. Karena itu, izin usaha pertambangan rakyat perlu segera diterbitkan agar ada kepastian hukum,” jelasnya.

Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup di Mapolda Riau menegaskan kolaborasi pemerintah pusat dan aparat penegak hukum menjadi kunci mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya