Berita

Ketua Umum relawan Prabowo-Gibran Bulungan Bergerak Freeghard Timmy. (Foto: Istimewa)

Politik

Video Amien Rais Tunjukkan Buruknya Kualitas Oposisi

SENIN, 04 MEI 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Ketua Umum relawan Prabowo-Gibran Bulungan Bergerak Freeghard Timmy merespons polemik yang muncul akibat pernyataan Amien Rais dalam sebuah video yang beredar di ruang publik dan menuai bantahan dari pemerintah. 

Pernyataan Amien Rais viral setelah memuat tudingan terkait hubungan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Meskipun video tersebut sudah di take down, namun potongan video terlanjur menyebar dan menjadi pembicaraan di banyak kalangan.

"Video itu tidak pantas keluar dari figur sekelas Amien Rais. Amien yang merupakan tokoh nasional berlatarbelakang Professor politik dari UGM dan pernah menjadi Ketua MPR RI, tidak sepantasnya mengambil premis politik dari sebuah gosip murahan. Apalagi sampai membawa nama Presiden Prabowo," kata Freeghard Timmy, Senin, 4 Mei 2026.


Timmy menilai pernyataan Amien mengandung unsur kebencian terhadap Teddy berdasarkan rumor. Padahal seharusnya Amien bisa menyampaikan ketidaksukaannya lewat fakta dan data. Misalnya soal kinerja Teddy di Kabinet.

Amien juga dipandang tidak bisa membuktikan tuduhan soal orientasi seksual Teddy. Apakah orientasi tersebut memiliki pengaruh terhadap kinerja Teddy dalam konteks jabatannya selaku Seskab selama ini. 

"Sampai saat ini Teddy masih berkinerja bagus sebagai Seskab, buktinya ia tidak di reshuffle oleh Presiden", kata Timmy.

Timmy menyampaikan yang dilakukan Amien Rais, menunjukkan buruknya kualitas oposisi dalam demokrasi kita. Bukannya memberikan kritik dan saran kepada pemerintah, mereka justru menyerang lewat ujaran kebencian, hoax dan fitnah tak berdasar. Apalagi serangan kepada Teddy lebih mengarah pada pembunuhan karakter. 

Para kelompok yang mengaku oposisi ini juga selalu menyebut seolah Presiden Prabowo anti demokrasi. Padahal mereka sendiri yang anti demokrasi dan selalu mendorong terjadinya chaos. 

"Nanti kalau sudah dilaporkan ke polisi, mereka teriak lantang bahwa demokrasi di Indonesia sudah mati. Jelas ini sebuah fakta yang konyol," tutup Timmy.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya