Berita

Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais. (Foto: Istimewa)

Politik

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

SENIN, 04 MEI 2026 | 03:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rasanya sulit mengharapkan teguran dari Partai Ummat atas video Amien Rais yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. 

"Teguran saja susah, apalagi sanksi tegas berupa pemecatan," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Sabtu 2 Mei 2026. 

Sebab, posisi Amien Rais dalam Partai Ummat adalah Ketua Majelis Syuro. Istilahnya pemimpin spritual partai. 


"Sedangkan Ketua Umumnya adalah Ridho Rahmadi, menantunya. Susah sekali itu," kata Erizal.

Ketua Umum Ridho Rahmadi menegur, apalagi memberi sanksi Ketua Majelis Syuro saja mustahil, apalagi menantu menegur atau memberi sanksi mertua. 

"Bisa-bisa anaknya yang ditarik balik ke rumahnya," kata Erizal.

Buruknya partai politik di Indonesia tak hanya melanda partai besar, tapi juga partai kecil di luar Parlemen. Bapak dan anak, mertua dan menantu, berjalin bekelindan, sulit menegakkan aturan (etika) partai.

"Alih-alih menegur atau memberi sanksi, yang terlihat justru memaklumi, dan merasa mewakili kegelisahan masyarakat," kata Erizal.

Bahkan, Ketua Umum Partai Ummat memuji gaya bicara Amien Rais yang tegas sebagai orang yang mengkritisi era Orde Baru. 

"Ia juga mengaku Amien Rais dan Prabowo teman lama, bersahabat baik," pungkas Erizal.

Amien Rais membuat pernyataan di kanal YouTube-nya yang mempersoalkan kedekatan Prabowo dan Teddy. Video tersebut berjudul 'JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL' dengan durasi sekitar 8 menit pada Kamis 30 April 2026. Namun, per pukul 12.18 WIB, video tersebut sudah tak ada.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya