Berita

Representative Image (Foto: Nikkei Asia)

Dunia

Jepang Mulai Borong Minyak Rusia Imbas Penutupan Selat Hormuz

MINGGU, 03 MEI 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penutupan Selat Hormuz memaksa Jepang mengambil langkah tak biasa dengan kembali membuka keran impor minyak mentah Rusia demi menjaga stabilitas pasokan nasional.

Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menyebut pihaknya bersiap menerima pengiriman minyak Rusia setelah sebelumnya menghentikan pembelian akibat invasi Moskow ke Ukraina pada 2022. 

“Jepang akan menerima pengiriman pertama minyak mentah Rusia sejak konflik di Timur Tengah mengganggu pasokan energi global," ungkap laporan The Moskow Times, seperti dikutip pada Minggu, 3 Mei 2026.


Perusahaan penyulingan Taiyo Oil akan menerima kargo minyak Rusia melalui proyek Sakhalin-2 di Timur Jauh Rusia. 

Proyek energi ini dikendalikan Gazprom, sementara perusahaan Jepang Mitsui dan Mitsubishi masih mempertahankan saham minoritas. 

Langkah Tokyo tak lepas dari dampak masif penutupan Hormuz yang selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak global. 

Situasi tersebut menjadi pukulan berat bagi Jepang yang pada 2025 masih mengandalkan 94 persen impor minyak mentah dari Timur Tengah. 

Selain Rusia, Jepang juga meningkatkan pembelian dari Amerika Serikat dan negara-negara pemasok lain yang tidak melewati jalur Hormuz.

Sejumlah negara Asia seperti Filipina, Indonesia, dan Korea Selatan ikut memperbesar pembelian minyak serta produk petroleum Rusia di tengah krisis pasokan global.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya