Berita

Representative Image (Foto: AFP)

Dunia

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

MINGGU, 03 MEI 2026 | 09:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran dilaporkan mengajukan proposal perdamaian baru berisi 14 syarat yang harus dipenuhi Amerika Serikat untuk mengakhiri perang secara permanen.

Menurut laporan Fars News Agency, Minggu, 3 Mei 2026, proposal Iran merupakan respons langsung atas proposal sembilan poin dari Amerika Serikat.

Dokumen itu disebut menghadirkan peta jalan yang jelas untuk mengakhiri perang sekaligus menegaskan garis merah Iran dalam kerangka setiap potensi kesepakatan.


Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharib Abadi, mengatakan proposal resmi tersebut telah dikirimkan kepada Pakistan sebagai mediator. 

“Sekarang bola berada di tangan Amerika,” ujarnya seraya menegaskan bahwa Iran masih ragu terhadap kesungguhan AS dalam setiap proses diplomasi.

Tasnim News Agency juga mengonfirmasi bahwa proposal 14 poin Iran berfokus pada penghentian perang secara menyeluruh, bukan sekadar gencatan senjata sementara. 

Menurut sumber yang sama, proposal AS sebelumnya menawarkan gencatan senjata selama dua bulan, namun Iran menilai seluruh isu krusial harus diselesaikan dalam waktu 30 hari demi mencapai penyelesaian menyeluruh, bukan sekadar memperpanjang jeda konflik.

Dalam proposalnya, Iran menuntut jaminan tidak adanya aksi militer di masa depan, penarikan pasukan AS dari wilayah sekitar Iran, pencabutan blokade maritim, pencairan aset-aset Iran yang dibekukan, pembayaran kompensasi, penghentian permusuhan di seluruh front termasuk Lebanon, serta pembentukan kerangka baru pengelolaan Selat Hormuz.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Thoriqoh itu Fokus ke Allah, Bukan ke Jokowi dan PSI

Selasa, 01 September 2026 | 05:52

Enam Program Prioritas Sektor Kelautan-Perikanan Jamin Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 | 05:26

IAW Soroti Tersendatnya INA-24: Sampai Kapan Berlindung di Balik Warisan?

Selasa, 01 September 2026 | 04:53

Prabowo Terima KTA NU

Selasa, 01 September 2026 | 04:29

Onduline Siapkan Produk dan SDM Terbaik Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 01 September 2026 | 03:59

Tragedi Kelas Menengah, Terjepit dan Terlupakan

Selasa, 01 September 2026 | 03:47

Sempat 13 Hari Hilang Kontak di Laut, Awak KM El Malika Bersiap Kembali ke Rumah

Selasa, 01 September 2026 | 03:25

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Melalui Penyuluhan

Selasa, 01 September 2026 | 02:55

Usung Konsep "Moving for Longevity", Fervid Pilates Studio Perluas Edukasi Komunitas

Selasa, 01 September 2026 | 02:42

Merawat Konsep Ekonomi-Politik Hatta

Selasa, 01 September 2026 | 02:20

Selengkapnya