Berita

Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Hardiknas 2026

Media Siber Punya Tanggung Jawab Mencerdaskan Publik

SABTU, 02 MEI 2026 | 20:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada peran sentral dari media siber dalam mempercepat kemajuan pendidikan nasional. Transformasi digital yang meluas menuntut ekosistem pendidikan dan media berjalan beriringan dalam membentuk sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global.

Demikian disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa dalam keterangan kepada media, Sabtu, 2 Mei 2026.

"Pendidikan tidak hanya terjadi di ruang kelas. Hari ini dapat dikatakan media siber adalah ruang belajar kedua yang menjangkau jutaan anak bangsa," ujar Teguh.


Teguh yang juga dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menilai, kecepatan diseminasi informasi melalui portal berita, platform digital, dan kanal edukasi daring membuka peluang pemerataan akses pengetahuan. 

Ia menyebut hal ini menjadi jawaban atas ketimpangan mutu pendidikan antarwilayah.

"Media siber punya tanggung jawab besar. Tidak hanya menyebarkan berita, tapi juga mengkurasi konten yang mendidik, mencerdaskan, dan membangun karakter," kata mantan Wakil Rektor Universitas Bung Karno (UBK) itu.

Teguh menekankan, jurnalisme yang berpihak pada literasi adalah bentuk kontribusi nyata pers terhadap kualitas SDM Indonesia.

Ia menyoroti tantangan era kecerdasan buatan dan otomatisasi yang mengubah peta pekerjaan. Tanpa peningkatan kompetensi digital dan daya kritis generasi muda berisiko tertinggal.

"Kalau kita tidak menyiapkan SDM yang adaptif, melek teknologi, dan punya nalar kritis, kita akan jadi penonton di negeri sendiri. Di sinilah media siber harus hadir sebagai katalis," tegas Teguh.

JMSI mendorong anggotanya untuk memperbanyak konten edukatif yang relevan dengan kebutuhan siswa, guru, dan orang tua. Mulai dari ulasan kurikulum, praktik baik pembelajaran, hingga literasi digital dan kewargaan.

"Jangan sampai media siber hanya ramai dengan sensasi. Kita perlu lebih banyak narasi yang mengangkat guru-guru inspiratif, inovasi sekolah, dan prestasi pelajar di daerah," ucapnya.

Teguh juga mengajak kolaborasi antara media siber, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, juga Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sekolah, kampus, dan komunitas belajar untuk menciptakan ruang diskusi publik yang konstruktif. 

Ia menilai dialog terbuka penting agar kebijakan pendidikan mendapat masukan berbasis data dan pengalaman lapangan.

"Hardiknas 2026 harus jadi momentum untuk merumuskan kembali peran pers dalam pendidikan. Media siber bukan sekadar penyampai informasi, tapi mitra pembangunan manusia Indonesia," kata Teguh.

Teguh mengingatkan bahwa kualitas SDM adalah taruhan utama Indonesia dalam menghadapi persaingan global. 

Ia berharap peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas bersama, termasuk bagi insan media siber.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya