Berita

Ilustrasi Minyakita (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bulog Pastikan Distribusi MinyaKita Terus Berlanjut

SABTU, 02 MEI 2026 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan MinyaKita demi menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga minyak goreng di masyarakat. 

Langkah ini merupakan bagian dari mandat negara yang dijalankan secara optimal oleh pihak Bulog.

Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal, menjelaskan bahwa pengelolaan stok dilakukan dengan perhitungan yang matang. 


“Distribusi MinyaKita tetap kami jalankan secara terukur dan berkelanjutan,” ungkap Andi dalam pernyataan resminya dikutip di Jakarta, Sabtu 2 Mei 2026. 

Penyaluran minyak goreng rakyat ini dilakukan secara konsisten melalui jaringan distribusi yang luas. Tujuannya adalah memastikan masyarakat di berbagai titik dapat mengakses MinyaKita dengan harga yang tetap terjangkau.

Namun, Andi tidak menampik adanya hambatan, terutama di kawasan Indonesia Timur yang memiliki tantangan geografis berupa pegunungan dan kepulauan. 

Kondisi ini sering kali memicu tingginya biaya logistik. Untuk menyiasatinya, Bulog intens menjalin komunikasi dengan mitra strategis.

“Bulog juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran pasokan di berbagai wilayah, terlebih di wilayah yang memiliki tantangan medan distribusi seperti di Indonesia,” tambahnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Bulog kini tengah fokus meningkatkan kapasitas gudang penyimpanan khusus minyak goreng di berbagai daerah. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan akses masyarakat terhadap pangan murah menjadi lebih mudah. 

“Bulog akan terus hadir menjalankan mandat pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat,” tegas Andi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya