Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

FTSE 100 Bergerak Tipis di Tengah Sepinya Perdagangan May Day Eropa

SABTU, 02 MEI 2026 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks FTSE 100 Inggris menutup sesi perdagangan perdana di bulan Mei 2026 dengan pergerakan stagnan di level 10.380 poin. 

Di saat mayoritas bursa Eropa (seperti Frankfurt dan Paris) tutup memperingati Hari Buruh, pasar Inggris tetap aktif namun bergerak dalam rentang konsolidasi yang sempit. 

Investor saat ini sedang menyeimbangkan kinerja korporasi yang solid dengan ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.


Dikutip dari Trading Economics, sektor perbankan melemah. Saham NatWest merosot 3,5 persen dan menjadi beban utama indeks, pada penutupan Jumat 1 Mei 2026 waktu setempat.

Meskipun mencatatkan laba operasional pra-pajak kuartal pertama sebesar 2,03 miliar Euro, atau melampaui ekspektasi pasar, investor bereaksi negatif terhadap peringatan manajemen mengenai risiko ekonomi global akibat eskalasi konflik Iran.

Sektor Energi juga melemah. Hal ini karena harga minyak dunia mengalami koreksi setelah munculnya laporan mengenai proposal diplomatik baru dari Iran kepada AS. Saham BP turun 1,9 persen dan Shell turun 0,9 persen. 

Fokus pasar tertuju pada Selat Hormuz yang masih ditutup, yang terus menjadi titik nadi ketegangan pasokan energi global.

Karena bursa utama Eropa lainnya tutup pada 1 Mei, volume perdagangan di FTSE 100 cenderung lebih tipis dari biasanya. Hal ini sering kali menyebabkan volatilitas yang lebih tinggi atau justru pergerakan yang sangat terbatas (sideways).

Pasar mulai memperhitungkan jeda (pause) dalam siklus kenaikan suku bunga Bank of England (BoE). Data inflasi Inggris yang mulai melandai memberikan ruang bagi investor untuk berharap bahwa suku bunga tidak akan naik lebih jauh lagi di tahun 2026.

Meskipun bursa London buka pada Jumat, 1 Mei 2026, pasar Inggris akan tutup sepenuhnya pada hari Senin 4 Mei 2026 untuk merayakan libur musim semi mereka pada hari Senin pertama di bulan Mei atau perayaan Early May Bank Holiday.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya