Berita

Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia)

Nusantara

MBG Sudah Serap Anggaran Rp70,2 Triliun hingga April 2026

SABTU, 02 MEI 2026 | 05:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp70,2 triliun hingga 27 April 2026.

Jumlah tersebut setara 20,9 persen dari total pagu anggaran MBG dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang mencapai Rp335 triliun.

Berdasarkan laporan Kementerian Keuangan, pertumbunan realisasi anggaran mulai mengalami perlambatan. Pada Februari 2026, anggaran MBG tercatat tumbuh 99,36 persen, namun pada periode April pertumbuhan melambat menjadi 26,85 persen.


Dari sisi penerima manfaat, program ini tercatat telah menjangkau 61,96 juta orang melalui 27.735 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Mayoritas penerima merupakan kelompok siswa dengan jumlah mencapai 48,9 juta orang. Sementara itu, penerima dari kalangan non-siswa tercatat sebanyak 13,1 juta orang. Angka ini meningkat dibandingkan Oktober tahun lalu yang masih berada di level 39,7 juta penerima.

Untuk diketahui. realisasi belanja negara hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen secara tahunan (yoy), dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp620,3 triliun.

Di sisi lain, penerimaan negara baru mencapai Rp574,9 triliun. Dari jumlah tersebut, kontribusi terbesar berasal dari sektor pajak sebesar Rp462,7 triliun atau tumbuh 14,3 persen dibandingkan Maret tahun lalu yang sebesar Rp404,7 triliun.

Dengan perkembangan tersebut, defisit anggaran hingga Maret 2026 tercatat sebesar Rp240,1 triliun atau setara 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya