Berita

Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi. (Foto: RMOL)

Politik

Perbaikan Komunikasi Pemerintahan Prabowo Subianto Bukan dengan Tambah Jabatan

SABTU, 02 MEI 2026 | 00:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengangkatan Hasan Nasbi sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dipertanyakan. Gara-garanya sikap Hasan terdahulu saat menjabat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenqn (Presidential Communication Office/PCO).

Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), Christina Clarissa Intania menilai, komunikasi Hasan saat itu bikin geger publik, buntut respons terkesan nir empati atas teror kepala babi terhadap media Tempo.

"Dia juga telah mundur sebagai bentuk tanggungjawabnya," kata Christina kepada RMOL, Jumat 1 Mei 2026.


Christina memandang, perbaikan komunikasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak bisa dilakukan dengan menambah jabatan. Apalagi jabatan tersebut diisi oleh sosok yang komunikasinya tidak dapat diterima oleh publik.

“Penambahan jabatan ini sebetulnya tidak urgent," sambungnya.

Lebih lanjut, Christina justru mendorong Presiden Prabowo memperbaiki pola komunikasi pemerintah secara spesifik, yakni sesuai dengan kebutuhan kementerian/lembaga masing-masing.

"Solusi permasalahan komunikasi bukan sekedar penambahan jabatan, tapi kemauan seluruh bagian pemerintahan untuk mau mengubah caranya berkomunikasi," demikian Christina.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya