Berita

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (Foto: Istimewa)

Politik

ABP: Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Menyesatkan

JUMAT, 01 MEI 2026 | 22:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah hukum disiapkan relawan Arus Bawah Prabowo (ABP) menyikapi pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais yang beredar di media sosial.

Amien Rais mengunggah video pendek berdurasi 8 menit di kanal youtube pribadinya pada Kamis 30 April 2026

Lewat video itu, Amien melempar bola panas ihwal kedekatan Prabowo dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 


Ketua DPP ABP  Supriyanto pernyataan Amien Rais yang dinilai sebagai bentuk fitnah keji, halusinasi, menyesatkan dan provokatif.

"Ucapan Amien Rais bukan lagi kritik, melainkan tuduhan keji tanpa dasar yang dipaksakan menjadi seolah-olah kebenaran," tegas Supriyanto kepada wartawan, Jumat 1 Mei 2026.

Dia menilai narasi yang dibangun Amien Rais telah melewati batas kewajaran dengan menyeret isu moralitas pribadi tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Bahkan, dia menyebut pernyataan Amien Rais sebagai bentuk agitasi yang berpotensi merusak stabilitas politik dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Dia memastikan langkah hukum yang tengah disiapkan disebut akan menyasar dugaan pencemaran nama baik serta penyebaran informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya di ruang publik.

Sebelumnya, Amien Rais dalam sebuah video yang beredar luas melontarkan kritik keras terhadap kedekatan antara Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya. 

Dalam pernyataannya, Amien mengaitkan isu tersebut dengan aspek moralitas dan menyebutnya telah melampaui batas profesionalitas.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya